Jalin Gandeng BCA Syariah, SeaBank, HiBank Kembangkan Tarik Tunai Tanpa Kartu
Gambar atau konten salah?
Sebuah langkah baru dalam layanan keuangan digital diresmikan. PT Jalin Pembayaran Nusantara secara resmi menggandeng BCA Syariah, SeaBank, HiBank, dan beberapa perusahaan teknologi finansial (tekfin) lainnya. Kerja sama ini fokus pada pengembangan layanan Cardless Cash Withdrawal (CCW) atau penarikan tunai tanpa kartu fisik.
Penandatanganan kesepakatan berlangsung di ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) - Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026. Acara tersebut digelar di JCC Senayan, Jakarta Pusat.
Layanan ini memungkinkan nasabah bank dan pengguna aplikasi tekfin untuk menarik uang tunai. Caranya, mereka cukup menggunakan aplikasi di ponsel masing-masing. Uang bisa diambil di jaringan ATM Link tanpa perlu membawa kartu plastik.
Pengembangan CCW dinilai penting. Sebab, transaksi digital terus meningkat. Namun di saat yang sama, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai masih tinggi. Dua hal ini berjalan beriringan.
Bank Indonesia (BI) mencatat volume pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi pada Agustus 2026. Angka ini naik 40,36% dibanding tahun sebelumnya. Transaksi lewat mobile banking juga melonjak 47,08%.
Di sisi lain, jumlah Uang Kartal yang Diedarkan (UYD) pada periode yang sama masih tumbuh 12,88%. Totalnya mencapai Rp1.332 triliun. Data ini memperkuat fakta bahwa transaksi digital dan kebutuhan uang tunai tidak saling menggantikan. Keduanya tetap diperlukan.
Eko Dedi Rukminto, Direktur Jalin, memberikan pernyataan. Menurutnya, perkembangan layanan digital tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan terhadap kanal fisik. Justru sebaliknya. Perubahan kebiasaan bertransaksi justru mendorong kebutuhan akan konektivitas. Konektivitas yang bisa menghubungkan layanan digital dengan akses tunai secara lebih mulus.
"Layanan keuangan semakin bergerak ke kanal digital, tetapi kebutuhan akan akses tunai tetap ada. Melalui pemanfaatan infrastruktur yang telah tersedia, bank dan tekfin dapat memperluas layanan secara lebih efisien sekaligus memberikan pilihan akses yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Eko dalam keterangan tertulis pada Jumat, 25 September 2026.
Fitur tarik tunai tanpa kartu ini bisa menjadi solusi alternatif. Bagi bank, mereka tidak perlu lagi membangun dan mengelola jaringan ATM sendiri untuk memperluas jangkauan. Cukup dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Bagi perusahaan tekfin, layanan ini menambah pilihan bagi pengguna. Pengguna bisa menarik uang tunai langsung dari aplikasi keuangan digital yang mereka gunakan sehari-hari.
Eko menambahkan, keterlibatan bank dan tekfin dalam pengembangan CCW menunjukkan satu hal. Akses layanan keuangan kini semakin menghubungkan kanal digital dengan layanan fisik. Batas antara keduanya mulai kabur.
"Ke depan, pengalaman pengguna tidak lagi terlalu bergantung pada siapa yang memiliki kanal fisik terbanyak. Transaksi dapat dimulai dari aplikasi bank maupun tekfin, kemudian diselesaikan melalui jaringan ATM yang saling terhubung, seperti ATM Link. Kolaborasi ini membuat layanan keuangan semakin terhubung dan lebih mudah diakses oleh pengguna," pungkasnya.
Singkatnya, kolaborasi ini menjembatani dua dunia yang sering dianggap terpisah: digital dan fisik. Data BI menunjukkan keduanya sama-sama tumbuh. Inisiatif seperti CCW dari Jalin dan para mitranya ini mencoba menjawab kebutuhan pasar yang tidak lagi hitam-putih. Orang ingin bertransaksi secara digital, tapi juga masih butuh uang tunai. Layanan ini menyatukan keduanya dalam satu pengalaman yang lebih sederhana.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait