12 Triliun Rp Hibah Tanaman & Irigasi, Bupati Dapat

Guntur P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
12 Triliun Rp Hibah Tanaman & Irigasi, Bupati Dapat

Gambar atau konten salah?

Jakarta, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumpulkan 170 bupati dari seluruh Indonesia hari ini.

Pertemuan berlangsung di kantor Menteri Pertanian, Senin (20 April 2026), di mana pejabat tersebut memaparkan rencana kebijakan.

Dalam sesi tersebut, Amran mengumumkan pemerintah menyiapkan Rp 12 triliun berupa hibah tanaman dan irigasi bagi petani.

Bantuan hibah tanaman senilai Rp 9,95 triliun akan dibagikan secara gratis kepada petani di daerah. Komoditas yang menjadi sasaran bantuan ini meliputi tebu, kopi, kakao, mente, pala, hingga kelapa dengan total target cakupan lahan mencapai 870 ribu hektare di seluruh Indonesia.

"Kami target tahun 2026, 2027, ada bantuan Bapak Presiden langsung nilainya untuk tanaman itu gratis, hibah, totalnya Rp 9,95 triliun dalam bentuk tanaman dengan olah pupuk organik diberikan secara gratis," ujar Amran di kantornya, Jakarta, Senin (20 April 2026).

Tak hanya itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 3 triliun khusus untuk irigasi. Amran menyebut ada penambahan 30 ribu hektare cetak sawah serta program pompanisasi yang mencakup 1,5 juta hektare lahan.

"Kami dorong anggaran kita untuk hari ini untuk irigasi Rp 3 triliun lebih. Jadi ada Rp 12 triliun. Kita bagi dan mudah-mudahan ini semua tepat waktu seperti sebelumnya," tambah Amran.

Meski anggaram tersedia, Amran menegaskan pembagian bantuan tidak akan dipukul rata setiap daerah. Amran menjelaskan bantuan akan digelontorkan dari potensi wilayah dan responsivitas dari kepala daerah.

"Nggak (sama setiap daerah) potensi wilayah dulu. (Lalu) Bupatinya respon baik. Karena kalau bupati-nya tidak peduli, kasihan rakyatnya dan program bisa macet. Ya kembali lagi dananya. Nah ini kami tidak mau sehingga undang seluruh bupati tidak diwakili. Yang hadir sudah pasti dapat bantuan," jelas Amran.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap alokasi dana dapat tepat waktu dan sesuai kebutuhan, sambil menekankan pentingnya peran aktif bupati dalam kelancaran program.

Menteri PertanianBantuan Hibah TanamanIrigasiBupatiLahan PertanianPupuk Organik

Komentar

Memuat komentar...