21 Luka Akibat Kericuhan Konser Denny Caknan Surabaya

Wulan M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
21 Luka Akibat Kericuhan Konser Denny Caknan Surabaya

Gambar atau konten salah?

Kericuhan terjadi pada konser gratis Denny Caknan di kawasan eks Hi-Tech Mal THR Surabaya, Minggu malam, 05 Juli 2026. Acara ini merupakan bagian dari Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC).

Polrestabes Surabaya mencatat ada 21 korban luka. Dua di antaranya adalah petugas Babinsa dan PMK. Sebanyak 12 orang masih dirawat di RSUD Dr Soewandhie.

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menyatakan keprihatinannya. Ia juga mendengar keluhan bahwa korban tidak mendapat penanganan yang baik di fasilitas kesehatan.

"Mestinya sigap, di mana ada kerumunan secara otomatis mereka harusnya bisa antisipasi, saya mendengar keluhan beberapa korban yang mengaku tak tertangani dengan baik," kata Syaifuddin, Senin, 06 Juli 2026.

Ia meminta rumah sakit siap dalam hal sarana, prasarana, dan sumber daya manusia. Khususnya di RSUD Dr Soewandhie.

"Bukan kali ini saja, saya sering menerima komplain warga terkait keluhan layanan kesehatan di rumah sakit Soewandhi, tolong diperbaiki," tegasnya.

Menurut Syaifuddin, pelayanan kesehatan sangat penting karena menyangkut nyawa manusia. "Yang terjadi malah sebaliknya, saya dengar tidak ada dokter jaga saat insiden terjadi. Ini ironis di mana Surabaya yang terus berbenah sebagai kota dengan layanan publik terbaik justru abai terhadap peristiwa semacam ini," jelasnya.

Ia berencana memanggil Dinas Kesehatan dan Direktur Utama RSUD Dr Soewandhie. Tujuannya meminta penjelasan soal pelayanan kepada korban kericuhan konser.

"Ini ndak bisa dibiarkan seperti ini, emanlah Suroboyo kota-ne apik, tapi layanan kesehatan dikeluhkan. Ayo kita perbaiki bersama," pungkasnya.

Kericuhan ini menyoroti kesiapan fasilitas kesehatan di Surabaya. Meski kota ini terus berbenah, insiden seperti ini menunjukkan masih ada celah dalam pelayanan publik, terutama saat keadaan darurat.

kericuhan konserDenny CaknanSurabayakorban lukaRSUD Dr Soewandhiepelayanan kesehatanDPRD Surabaya

Komentar

Memuat komentar...