Apple Berikan Bonus Besar untuk Menahan Desain iPhone
Gambar atau konten salah?
Apple terus mengeluarkan bonus besar kepada para engineer desainnya. Program ini dimulai pekan ini dan menargetkan karyawan yang mengerjakan iPhone. Tujuannya jelas: mencegah mereka berpindah ke perusahaan lain, terutama OpenAI, yang dikenal menawarkan gaji lebih tinggi.
Bonus ini bersifat di luar siklus, artinya tidak termasuk dalam paket bonus reguler Apple. Nilainya diperkirakan USD 200.000 sampai USD 400.000 (sekitar Rp 3,4–6,8 miliar). Penerima bonus akan menerima unit saham secara bertahap selama empat tahun. Artinya, karyawan yang terpilih harus tetap bekerja di Apple selama empat tahun penuh untuk menerima jumlah bonusnya secara utuh.
“Meski begitu, bonus tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan gaji yang ditawarkan OpenAI dan perusahaan lain,” kata Bloomberg, seperti dikutip dari 9to5Mac, 27 Maret 2026.
Bloomberg juga menambahkan, “Dalam beberapa kasus, perusahaan-perusahaan tersebut membayar engineer Apple sekitar USD 1 juta dalam bentuk saham setiap tahunnya agar mereka mau pindah.”
Eksekutif Apple mengkhawatirkan bahwa sejumlah engineer di perusahaan beralih ke pesaing. Beberapa mantan desainer Apple kini bekerja mengembangkan hardware di OpenAI, termasuk mantan kepala desain Apple Jony Ive.
OpenAI sudah merekrut beberapa engineer Apple yang sebelumnya bertugas mengerjakan iPhone, iPad, Apple Watch, dan Vision Pro. Pencipta ChatGPT diklaim telah mempekerjakan lebih dari 40 mantan karyawan Apple.
Salah satu ‘transfer pemain’ paling penting dari Apple dalam beberapa tahun terakhir adalah Tang Tan, yang hengkang pada tahun 2023. Tan, yang sebelumnya memegang jabatan VP of Product Design di Apple, kini bekerja sebagai kepala bagian perangkat keras di OpenAI.
Program bonus semacam ini bukan hal baru di Apple. Pada tahun 2021 dan 2022, Apple juga memberikan bonus dalam bentuk saham kepada engineer di divisi desain silikon, hardware, software, dan operasi untuk mencegah karyawan dibajak perusahaan lain dan meningkatkan retensi.
Dengan langkah ini, Apple berharap dapat menjaga talenta kunci tetap berada di dalam perusahaan, sementara OpenAI terus menarik talenta dengan paket kompensasi yang menarik. Program bonus berkelanjutan ini menunjukkan persaingan ketat di industri teknologi, di mana perusahaan berusaha mempertahankan keunggulan kompetitif melalui insentif finansial bagi karyawan inti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jack Ma di Moskow: Tantang Mahasiswa Hadapi Ketakutan
Satria-1 Tambah 154 Titik Akses Sangihe-Sitaro, 50‑150 Mbps
Kaspersky: Phishing QR Teks ASCII Menambah Serangan 5x
Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Fokus Gizi Anak Nasional
Jack Ma Kenang Pencapaian Besar: Nikah dengan Zhang Ying
Pancingan Australia Dorong Konsumsi Ikan Mas Bagi Populasi
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
