Apple Berikan Bonus Besar untuk Menahan Desain iPhone

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
Apple Berikan Bonus Besar untuk Menahan Desain iPhone

Gambar atau konten salah?

Apple terus mengeluarkan bonus besar kepada para engineer desainnya. Program ini dimulai pekan ini dan menargetkan karyawan yang mengerjakan iPhone. Tujuannya jelas: mencegah mereka berpindah ke perusahaan lain, terutama OpenAI, yang dikenal menawarkan gaji lebih tinggi.

Bonus ini bersifat di luar siklus, artinya tidak termasuk dalam paket bonus reguler Apple. Nilainya diperkirakan USD 200.000 sampai USD 400.000 (sekitar Rp 3,4–6,8 miliar). Penerima bonus akan menerima unit saham secara bertahap selama empat tahun. Artinya, karyawan yang terpilih harus tetap bekerja di Apple selama empat tahun penuh untuk menerima jumlah bonusnya secara utuh.

“Meski begitu, bonus tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan gaji yang ditawarkan OpenAI dan perusahaan lain,” kata Bloomberg, seperti dikutip dari 9to5Mac, 27 Maret 2026.

Bloomberg juga menambahkan, “Dalam beberapa kasus, perusahaan-perusahaan tersebut membayar engineer Apple sekitar USD 1 juta dalam bentuk saham setiap tahunnya agar mereka mau pindah.”

Eksekutif Apple mengkhawatirkan bahwa sejumlah engineer di perusahaan beralih ke pesaing. Beberapa mantan desainer Apple kini bekerja mengembangkan hardware di OpenAI, termasuk mantan kepala desain Apple Jony Ive.

OpenAI sudah merekrut beberapa engineer Apple yang sebelumnya bertugas mengerjakan iPhone, iPad, Apple Watch, dan Vision Pro. Pencipta ChatGPT diklaim telah mempekerjakan lebih dari 40 mantan karyawan Apple.

Salah satu ‘transfer pemain’ paling penting dari Apple dalam beberapa tahun terakhir adalah Tang Tan, yang hengkang pada tahun 2023. Tan, yang sebelumnya memegang jabatan VP of Product Design di Apple, kini bekerja sebagai kepala bagian perangkat keras di OpenAI.

Program bonus semacam ini bukan hal baru di Apple. Pada tahun 2021 dan 2022, Apple juga memberikan bonus dalam bentuk saham kepada engineer di divisi desain silikon, hardware, software, dan operasi untuk mencegah karyawan dibajak perusahaan lain dan meningkatkan retensi.

Dengan langkah ini, Apple berharap dapat menjaga talenta kunci tetap berada di dalam perusahaan, sementara OpenAI terus menarik talenta dengan paket kompensasi yang menarik. Program bonus berkelanjutan ini menunjukkan persaingan ketat di industri teknologi, di mana perusahaan berusaha mempertahankan keunggulan kompetitif melalui insentif finansial bagi karyawan inti.

AppleOpenAIbonusengineergajisahamhardware

Komentar

Memuat komentar...