Arsenal Terjaga Juara Piala FA Meski Kalah 1‑2 Southampton
Gambar atau konten salah?
Arsenal masih menjadi klub paling sukses dalam sejarah FA Cup, meski belum menambah trofi sejak juara terakhir pada musim 2019/2020.
Tim ini baru saja menelan pil pahit setelah kalah 1‑2 di tangan Southampton pada babak keempat Piala FA 2025/2026. Hasil itu membuat The Gunners kehilangan peluang mengejar trofi musim ini, setelah kalah di final Carabao Cup pada bulan Maret lalu.
Walaupun sudah tersingkir, Arsenal tetap memimpin daftar juara sepanjang sejarah. Koleksinya 14 trofi, unggul dari Manchester United yang mengoleksi 13 gelar. Musim ini, Manchester United sudah lebih dulu kandas di babak ketiga.
Berikut daftar juara Piala FA sepanjang sejarah:
- Arsenal – 14 juara, 7 runner‑up, 12 final
- Manchester United – 13 juara, 9 runner‑up, 23 final
- Chelsea – 8 juara, 16 runner‑up, 64 final
- Liverpool – 7 juara, 15 runner‑up, 55 final
- Tottenham Hotspur – 8 juara, 19 runner‑up, 96 final
- Manchester City – 7 juara, 14 runner‑up, 47 final
- Aston Villa – 7 juara, 4 runner‑up, 18 final
- Newcastle United – 6 juara, 7 runner‑up, 39 final
- Blackburn Rovers – 6 juara, 8 runner‑up, 10 final
- Everton – 5 juara, 11 runner‑up, 11 final
- West Bromwich Albion – 5 juara, 10 runner‑up, 12 final
- Wanderers – 5 juara, 13 runner‑up, 13 final
- Wolverhampton Wanderers – 4 juara, 8 runner‑up, 14 final
- Bolton Wanderers – 4 juara, 7 runner‑up, 15 final
- Sheffield United – 4 juara, 2 runner‑up, 16 final
- Sheffield Wednesday – 3 juara, 3 runner‑up, 17 final
- West Ham United – 3 juara, 2 runner‑up, 18 final
- Preston North End – 2 juara, 5 runner‑up, 19 final
- Old Etonians – 2 juara, 4 runner‑up, 20 final
- Portsmouth – 2 juara, 3 runner‑up, 21 final
- Sunderland – 2 juara, 4 runner‑up, 22 final
- Nottingham Forest – 2 juara, 1 runner‑up, 23 final
- Bury – 2 juara, 0 runner‑up, 24 final
- Huddersfield Town – 1 juara, 4 runner‑up, 25 final
- Leicester City – 1 juara, 4 runner‑up, 26 final
- Oxford University – 1 juara, 3 runner‑up, 27 final
- Royal Engineers – 1 juara, 3 runner‑up, 28 final
- Derby County – 1 juara, 3 runner‑up, 29 final
- Leeds United – 1 juara, 3 runner‑up, 30 final
- Southampton – 1 juara, 3 runner‑up, 31 final
- Burnley – 1 juara, 2 runner‑up, 32 final
- Cardiff City – 1 juara, 2 runner‑up, 33 final
- Blackpool – 1 juara, 2 runner‑up, 34 final
- Crystal Palace – 1 juara, 2 runner‑up, 35 final
- Clapham Rovers – 1 juara, 1 runner‑up, 36 final
- Notts County – 1 juara, 1 runner‑up, 37 final
- Barnsley – 1 juara, 1 runner‑up, 38 final
- Charlton Athletic – 1 juara, 1 runner‑up, 39 final
- Old Carthusians – 1 juara, 0 runner‑up, 40 final
- Blackburn Olympic – 1 juara, 0 runner‑up, 41 final
- Bradford City – 1 juara, 0 runner‑up, 42 final
- Ipswich Town – 1 juara, 0 runner‑up, 43 final
- Coventry City – 1 juara, 0 runner‑up, 44 final
- Wimbledon – 1 juara, 0 runner‑up, 45 final
- Wigan Athletic – 1 juara, 0 runner‑up, 45 final
Performa Arsenal di Piala FA dalam beberapa musim terakhir justru mandek. Sejak juara pada 2019/2020, Arsenal tak pernah lagi melangkah jauh. Bahkan, mereka kerap tersingkir di babak awal. Termasuk musim ini, Arsenal sudah gagal menambah koleksi gelar juara Piala FA selama enam musim berturut‑turut. Dalam periode tersebut pencapaian terbaik Meriam London hanya mencapai perempatfinal. Selebihnya, mereka tersingkir di putaran ketiga dan keempat.
Berikut ringkasan performa Arsenal sejak juara 2019/2020:
- 2025/2026 – Perempatfinal, kalah 2‑1 di Southampton
- 2024/2025 – Putaran ketiga, kalah 4‑6 di Manchester United (adu penalti)
- 2023/2024 – Putaran ketiga, kalah 0‑2 di Liverpool
- 2022/2023 – Putaran keempat, kalah 1‑0 di Manchester City
- 2021/2022 – Putaran ketiga, kalah 1‑0 di Nottingham Forest
- 2020/2021 – Putaran keempat, kalah 1‑0 di Southampton
- 2019/2020 – Juara, menang 2‑1 atas Chelsea (krs/cas)
Arsenal tetap memegang posisi teratas dalam daftar juara Piala FA, meski performa akhir musim menurun. Keberhasilan klub ini datang dari sejarah panjang dan konsistensi dalam meraih trofi, namun musim ini menandai tantangan baru bagi mereka untuk kembali ke puncak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Afif Farhan Rangking Timnas Paling Banyak Gol WC
Garuda Muda Hadapi Kamboja, Tuju Pencapaian Peringkat Ketiga
U‑19 Indonesia vs Kamboja, Juara Ketiga Piala AFF 2026
Timnas U-19 Indonesia Hadapi Kamboja 13 Juni, Posisi Ketiga
Timnas U-19 Hadapi Kamboja, Target Peringkat Ketiga AFF U-19
Piala Dunia 2026: Swiss vs Qatar, Brasil vs Maroko
Berita Terbaru
MUI Minta Prabowo Jaga Purbaya, Menteri Keuangan Serta
Trans Snow World Bintaro: Promo Snowdeals, Mini Train Gratis
Anne Hathaway Ungkap Katarak Dini Setelah Usia 30-an
Toyota Calya dan Honda Brio Pimpin Penjualan LCGC Turun 23%
Harga Emas Antam Palembang Naik Tipis 2.000 Rupiah
Jawa Barat Tanggung Biaya Sekolah Swasta bagi 70 Ribu Calon Murid
Jennifer Coppen nikah Justin Hubner di Bali, tradisi Jawa
Afif Farhan Rangking Timnas Paling Banyak Gol WC
