BNI Dukung 24 UMKM Jajakan Kuliner di MotoGP Mandalika 2026
Gambar atau konten salah?
Sebanyak 24 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat dukungan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk menjajakan aneka produk kuliner di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dukungan ini menyertai gelaran MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Kehadiran UMKM di ajang balap motor bergengsi itu bukan tanpa tujuan. BNI ingin membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal sekaligus mempermudah transaksi selama event berlangsung. Salah satu peserta yang ikut meramaikan adalah Kepiting Mbk Lily, usaha kuliner milik Lili Herawati yang menyajikan menu seafood seperti kepiting, bakso udang, dan cumi.
Selama MotoGP Mandalika 2026, Lili mengandalkan mesin EDC dan QRIS dari BNI untuk melayani pembayaran pelanggan. Ia mengaku senang bisa berjualan di ajang sebesar ini karena memberi kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan asing.
"Senang sekali karena kami bisa mengenalkan menu makanan kami di event MotoGP. Harapannya, produk kami bisa semakin dikenal, bahkan hingga mancanegara," ujar Lili dalam keterangan tertulis pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Lili juga merasakan betapa praktisnya layanan pembayaran BNI selama acara berlangsung. "BNI sangat membantu, terutama untuk transaksi digital. Pengajuan EDC dan QRIS-nya mudah, dan penggunaannya juga praktis," katanya.
Pengalaman Lili ini menggambarkan bagaimana UMKM yang terlibat dalam event internasional bisa memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal ke lebih banyak konsumen. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat dukungan kepada UMKM lewat akses layanan perbankan, digitalisasi transaksi, dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang membuka peluang usaha.
"BNI terus berupaya menjadi mitra transaksi pilihan dan terpercaya bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, melalui solusi pembayaran yang mudah dan praktis serta dukungan yang membuka peluang usaha untuk berkembang. Kami berharap keterlibatan UMKM dalam ajang seperti MotoGP Mandalika dapat membantu produk lokal semakin dikenal dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Okki.
Menurut Okki, penggunaan EDC dan QRIS juga membantu UMKM melayani transaksi dengan lebih praktis di tengah tingginya aktivitas pengunjung selama MotoGP Mandalika. Dengan begitu, para pedagang tidak perlu khawatir soal antrean panjang atau kesulitan pembayaran tunai.
BNI, yang tengah memasuki delapan dekade melayani Indonesia, terus memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui perluasan akses layanan perbankan, digitalisasi transaksi, serta pembukaan ruang promosi dan pemasaran di berbagai kegiatan berskala besar. Harapannya, semakin banyak pelaku usaha lokal yang bisa memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan tumbuh bersama perkembangan ekonomi daerah.
Dukungan BNI terhadap UMKM di MotoGP Mandalika ini sejalan dengan komitmen bank pelat merah tersebut untuk menjadi mitra transaksi yang andal. Dengan kemudahan pembayaran digital seperti EDC dan QRIS, para pelaku usaha kecil tidak perlu khawatir menghadapi lonjakan pengunjung. Mereka bisa fokus melayani pembeli tanpa repot mengurus transaksi tunai. Ajang internasional seperti MotoGP memang jadi panggung yang pas bagi UMKM lokal untuk unjuk diri, dan dukungan perbankan menjadi salah satu kunci kelancaran usaha mereka selama event berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pertamina Percepat Pemulihan Pasokan BBM di Bali, Kirim 24 Jam
Menkeu Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi
PLN Dukung Kopdes Merah Putih Jadi Titik Bayar Listrik
Pelatihan Brevet Pajak AB Siap Bekali Praktik Perpajakan
IHSG Terjun Bebas, Jauhi Level 6.000 di Awal Perdagangan
Dolar AS Menguat ke Rp 17.948 Pagi Ini
Berita Terbaru
Pertamina Percepat Pemulihan Pasokan BBM di Bali, Kirim 24 Jam
Menkeu Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi
PLN Dukung Kopdes Merah Putih Jadi Titik Bayar Listrik
Pelatihan Brevet Pajak AB Siap Bekali Praktik Perpajakan
IHSG Terjun Bebas, Jauhi Level 6.000 di Awal Perdagangan
Dolar AS Menguat ke Rp 17.948 Pagi Ini
