BSI Laba Bersih Q1 2026 Naik 17,1% Jadi Rp 2,2 Triliun

Sari D. · 1 min baca · 22 hari lalu · 80 dibaca
Bisik.id
BSI Laba Bersih Q1 2026 Naik 17,1% Jadi Rp 2,2 Triliun

Gambar atau konten salah?

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, yang lebih dikenal dengan BSI, mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal pertama tahun 2026. Peningkatan ini didorong oleh beberapa segmen, terutama infrastruktur digital yang terus dikembangkan.

Bank ini melaporkan laba bersih sebesar Rp 2,2 triliun hingga kuartal pertama 2026, meningkat 17,10% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 17,99% yoy menjadi Rp 377 triliun.

Menurut Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, pencapaian ini berkat infrastruktur digital perusahaan. Ia menyebutkan aplikasi Byond by BSI yang kini memiliki 6,5 juta pengguna, meningkat 79% sejak diluncurkan.

Dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 12 Mei 2026, Anggoro mengungkapkan: “Di kuartal I tahun 2026 ini BSI mampu membuka melaba sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 17,1% year on year pertumbuhan ini tentu didukung oleh aspek infrastruktur yang semakin baik yang kita kembangkan seperti aplikasi BEYOND yang usernya sekarang 6,5 juta tumbuh 79% ATM, EDC, QRIS, Bewize dan juga jaringan.”

Performa neraca juga positif. Total aset BSI naik 14,78% yoy menjadi Rp 460 triliun. Jumlah tabungan tumbuh 20,18% yoy, mencapai Rp 160 triliun. Untuk fungsi intermediasi, total pembiayaan mencapai Rp 329 triliun, meningkat 14,39% yoy.

Anggoro menekankan kualitas pembiayaan tetap terjaga: “Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan NPF Gross sebesar 1,8% membaik 8 bips dibandingkan tahun sebelumnya.”

Secara keseluruhan, BSI menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di semua lini, didukung oleh infrastruktur digital yang kuat dan manajemen risiko yang baik.

PT Bank Syariah Indonesialaba bersihinfrastruktur digitalaplikasi Byonddana pihak ketigatotal asetNPF Gross

Komentar

Memuat komentar...