Candra Wijaya Gelar Kejuaraan Ganda 2026 untuk Masa Depan
Gambar atau konten salah?
Candra Wijaya pernah menorehkan sejarah di bulutangkis Indonesia dengan medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama pasangan Tony Gunawan. Sejak saat itu, ia terus menekankan betapa vitalnya sektor ganda bagi kebanggaan olahraga tanah air.
Empat tahun kemudian, pasangan Ricky Subagja dan Rexi Mainaky membawa Indonesia ke panggung yang sama di Atlanta. Namun, sejak saat itu prestasi ganda Indonesia tidak selalu stabil. Banyak penggemar yang menantikan kembali kejayaan ganda di kancah internasional.
Untuk menyalakan kembali semangat tersebut, Candra menggelar 14th Yonex‑Sunrise Doubles Special Championships 2026 pekan ini. Turnamen ini berfokus pada pembinaan pemain muda, memberi mereka pengalaman bertanding, meningkatkan kualitas permainan, dan mengasah mental kompetitif sejak usia dini.
“Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin mempopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini pula saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulutangkis sektor ganda Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain legendaris di kancah bulu tangkis dunia,” kata Candra saat acara pembukaan turnamen, Rabu 10 Juni 2026 siang WIB.
Kejuaraan ini menampilkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk tiga kelompok umur: U‑15, U‑17, dan U‑19. Selain itu, kategori ganda putra dan ganda campuran dewasa juga dipertandingkan. Para peserta tidak hanya bersaing untuk trofi eksklusif, tetapi juga berkesempatan meraih hadiah total sebesar Rp 250 juta.
“Dengan trofi dan hadiah kepada para pemain, saya ingin mereka dapat termotivasi untuk memberikan penampilan serta prestasi terbaik. Harapannya dari kejuaraan ini bakal muncul atlet‑atlet ganda masa depan yang memiliki daya juang, semangat bertanding serta berintegritas,” ungkap Candra.
Dukungan terhadap turnamen ini datang juga dari legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata. Ia menilai kejuaraan yang berfokus pada ganda sangat penting untuk memperluas basis pembinaan dan menjaring talenta potensial yang dapat memperkuat Indonesia di level internasional.
“Saya berharap dari turnamen ini akan muncul sumber daya atlet yang bagus dan teruji secara perfoma dan mental bertandingnya. Memang tidak mudah menemukan pemain bagus dan perlu waktu, tetapi bila sudah menemukannya saya rasa tidak perlu waktu lama untuk bisa melesat menjadi pemain nomor ganda berkualitas seperti Candra Wijaya, Ricky Soebagdja, Tony Gunawan, Bambang Supriyanto, dan Eddy Hartono,” papar Christian.
Selama acara, Candra Wijaya International Badminton Center juga memberikan Penghargaan Pemain Ganda Legenda Terbaik 2026 kepada Bambang Supriyanto, yang kini berkarier sebagai pelatih di klub Jaya Raya Jakarta. Penghargaan tersebut diakui sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam melahirkan sejumlah pemain ganda berkualitas.
“Penghargaan ini sangat luar biasa bagi saya. Sebuah apresiasi terbaik yang diberikan Candra. Saya bangga dan sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Semoga penghargaan ini memberikan motivasi bagi saya untuk berkontribusi lebih maksimal kepada olahraga bulutangkis, khususnya di nomor ganda,” ungkap Bambang.
“Terima kasih pula untuk Koh Chris yang menemukan talenta saya untuk bermain di nomor ganda. Tanpa dia, saya tidak akan ada di kancah bulutangkis Indonesia,” imbuh Bambang.
Turnamen ini menegaskan kembali pentingnya sektor ganda bagi bulutangkis Indonesia. Dengan kombinasi kompetisi, hadiah, dan apresiasi, diharapkan generasi muda dapat menemukan motivasi dan dukungan yang kuat untuk mengembangkan kemampuan mereka di lapangan. Hasilnya, Indonesia dapat terus menghasilkan pemain ganda yang kompetitif di kancah dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Leo & Daniel Kalah 16 Besar AO 2026, 15‑21, 18‑21 di Melb
Sabar/Moh Reza Raih 16 Besar, Masuk Perempatfinal OAS 2026
Leo dan Daniel Kalah di Australia 2026, China Pemenang
Alwi Farhan Raih Kemenangan di 16 Besar Australian Open 2026
Rehan-Gloria Raih Peringkat Perempatfinal Australian Open 2026
Moh Zaki Ubaidillah Masuk Perempatfinal Australian Open 2026
Berita Terbaru
Kemenkes Luncurkan Cek Hati Gratis untuk Deteksi Fatty Liver
Mbappe Tanpa Gol di Persiapan Piala Dunia 2026, Top Skor LaLiga
UIN Sunan Kalijaga Buka Jalur Mandiri 202 Mar–19 Jun
Diskresi Partai: Keseimbangan Kekuatan dan Demokrasi Internal
Malam 1 Muharram: Refleksi dan Sholat Sunah Tahun Baru
Inggris Kalah Kosta Rika 3-0, Persiapan Piala Dunia 2026
DigiHer: XLSmart Rilis Platform Belajar Digital Perempuan