Daihatsu Fokus Layanan Aftersales Banyuwangi, Tingkatkan Pangsa
Gambar atau konten salah?
Daihatsu, salah satu produsen mobil terkemuka di Indonesia, menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan purnajual di daerah-daerah penyangga. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap persaingan yang semakin sengit di pasar otomotif yang kini terasa lesu.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), dari Januari hingga Mei 2026, Daihatsu tetap berada di posisi kedua di antara merek otomotif terlaris di Indonesia. Penjualan mencapai 59.484 unit dengan pangsa pasar 16,5 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Chief Executive PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Fredy Handjaja, menegaskan bahwa layanan purnajual menjadi penopang utama bisnis Daihatsu. “Kita encourage para dealer untuk meningkatkan aftersales, bukan hanya sales, tapi juga service dan sparepart, seperti yang kita lakukan di Banyuwangi ini,” ujarnya saat peresmian lokasi baru dealer Karunia Motor Daihatsu Banyuwangi.
Dealer Karunia Motor Daihatsu Banyuwangi dulunya hanya fokus pada penjualan mobil. Kini, dealer tersebut menambahkan fasilitas lengkap, termasuk bengkel resmi dan suku cadang asli Daihatsu, yang dikenal dengan konsep 3S (sales, service, and sparepart). Fredy menjelaskan, “Kota besar sudah jenuh, sedangkan mayoritas konsumen Daihatsu adalah masyarakat menengah ke bawah. Karena itu, penguatan digeser ke kota penyangga yang pertumbuhannya masih tinggi, seperti Banyuwangi.”
Banyuwangi, sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat yang terus berkembang, memiliki potensi pasar otomotif yang menjanjikan. Selama Januari–April 2026, penjualan mobil di kabupaten ini mencapai 810 unit. Dari jumlah tersebut, Daihatsu mencatat penjualan 118 unit, menunjukkan pertumbuhan 9,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pencapaian ini meningkatkan pangsa pasar menjadi 14,6 persen, naik dari 14,1 persen sebelumnya.
Hasil positif ini menandakan Banyuwangi menjadi salah satu wilayah yang memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan Daihatsu di Jawa Timur. Selama periode yang sama, penjualan mobil di Jawa Timur mencapai 25.228 unit, tumbuh 15,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Daihatsu mencatat penjualan 3.702 unit, naik 15,65 persen dibandingkan tahun 2025. Dengan demikian, pangsa pasar Daihatsu di Jawa Timur mencapai 14,7 persen dan tetap memegang posisi kedua.
Fredy menekankan pentingnya layanan purnajual bagi pelanggan pertama kali membeli mobil Daihatsu. “Customer Daihatsu itu first car buyer. Berdasarkan survei kami, layanan purnajual adalah faktor dominan penentu pilihan. Makanya, penetrasi ke daerah penyangga wajib dibarengi 3S. Kalau belum, kami cover pakai Daihatsu Mobile Service,” jelasnya.
Direktur Karunia Motor Daihatsu, Franciscus T Nugraha, menilai pasar otomotif di Banyuwangi sangat potensial. “Peluang mendongkrak penjualan di sini masih terbuka lebar,” katanya. Ia memperkirakan peningkatan penjualan sebesar 30 persen dan dapat menjaga posisi Daihatsu di peringkat kedua. Saat ini, penjualan Daihatsu di Banyuwangi paling banyak didukung oleh model Gran Max, yang berkontribusi 45 persen terhadap total penjualan.
Dengan hadirnya Karunia Motor Daihatsu Banyuwangi di lokasi baru yang dilengkapi fasilitas lebih lengkap, perusahaan optimis dapat memberikan pelayanan yang semakin mudah, nyaman, cepat, dan terpercaya bagi pelanggan. “Kami berharap kehadiran dealer ini dapat semakin mendekatkan layanan Daihatsu kepada masyarakat Banyuwangi dan wilayah sekitarnya,” tambahnya.
Strategi penguatan layanan purnajual di daerah penyangga ini menunjukkan bahwa Daihatsu berusaha menyesuaikan diri dengan dinamika pasar. Fokus pada 3S di kota-kota yang masih berkembang, seperti Banyuwangi, menjadi kunci untuk mempertahankan pangsa pasar dan posisi kedua di Indonesia, sekaligus memperkuat kehadiran di Jawa Timur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BI Rate 5,5%: Dampak Suku Bunga Kredit Kendaraan di Indonesia
BYD M6 DM Rp298 Juta, Harga Dekat Toyota Veloz Hybrid
BBM Pertamax Naik Rp16.250, Pertalite Tetap Rp10.000
Toyota Calya dan Honda Brio Pimpin Penjualan LCGC Turun 23%
Kawasaki Brusky 125 Dijual Rp 26,5 Juta, Hadapi Honda Vario 125
PT Pindad Siapkan Mobil Nasional di Subang Target 50.000
Berita Terbaru
Bersihkan Karpet di Rumah dengan Cuka dan Baking Soda Efektif
1 Muharram 1448 H: Hari Libur Nasional 16 Juni 2026
Jalur Non Tes Rapor 2026 Unesa Buka Kembali, 1.800 Kuota
BI Rate 5,5%: Dampak Suku Bunga Kredit Kendaraan di Indonesia
Swiss Juara Grup B Piala Dunia 2026, Fair Play Menentukan
Kunjungan DPR ke Tol Ciawi‑Sukabumi, Seksi 3 81% Pembangunan
Cuaca 14 Juni: Sebagian Jawa Tengah Hujan Ringan, Cerah
Probiotik: Manfaat, Gula, Risiko Minuman Fermentasi
Usia Messi 38 Tahun Tidak Menghalangi Argentina 2026
