Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal

Andi B. · 2 min baca · 55 menit lalu · 34 dibaca
Bisik.id
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal

Gambar atau konten salah?

HIPMI sedang menyiapkan pemilihan Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) untuk masa bakti 2026‑2029. Empat kandidat bersaing, dan debat ketiga—yang sekaligus menjadi debat terakhir—diadakan pada 03 Juni 2026. Hasil debat akan diputuskan di Musyawarah Nasional (MUNAS) XVIII HIPMI pada 10 Juni 2026.

Debat tersebut menampilkan tema “Menggalang Kekuatan Investasi, Hilirisasi, Pembiayaan dan Pasar Modal di Tengah Tantangan Ekonomi Global”. Setiap kandidat memaparkan gagasan dan strategi untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta menanggapi tantangan dunia usaha di tengah ketidakpastian global.

“Di tengah tantangan dan ketidakpastian ekonomi global yang terus berkembang, HIPMI diharapkan dapat terus menghadirkan pemikiran‑pemikiran strategis serta melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan bangsa ke depan,” kata Akbar Himawan Buchari, Ketua Umum BPP HIPMI, dalam keterangan tertulis pada 04 Juni 2026.

Debat pamungkas ini menutup rangkaian debat calon ketua umum BPP HIPMI sebelum agenda utama MUNAS XVIII. Di sana, anggota dan pengurus HIPMI akan memilih pemimpin baru bagi organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia.

Empat calon ketua umum BPP HIPMI adalah:

  • Reynaldo Bryan – nomor urut 1
  • Ade Jona – nomor urut 2
  • Afi Kalla – nomor urut 3
  • Anthony Leong – nomor urut 4

Reynaldo Bryan sudah dikenal luas di HIPMI. Sebelumnya ia menjabat sebagai bendahara umum BPP HIPMI, memimpin keuangan organisasi dan mengatur anggaran.

Ade Jona memiliki latar belakang kepemimpinan yang kuat. Ia pernah menjadi Ketua BPD HIPMI Sumut, Ketua DPD Gerindra Sumut, dan anggota DPR RI. Di BPP HIPMI, ia diangkat sebagai Wakil Bendahara Umum.

Anthony Leong berasal dari Kota Medan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Ketua Bidang V BPP HIPMI. Ia aktif mengorganisasi business matching dan kunjungan ke berbagai daerah, memperluas jaringan usaha muda.

Afi Kalla juga menonjol di kalangan pengusaha muda. Ia pernah masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 2025, yang menampilkan 40 figur muda berpengaruh di bawah usia 40 tahun.

Keempat kandidat ini dianggap sebagai kader terbaik HIPMI saat ini. Setiap profil menunjukkan pengalaman luas di bidang keuangan, politik, dan pengembangan usaha. Dengan kompetisi ini, HIPMI berharap dapat menemukan pemimpin yang mampu menavigasi tantangan ekonomi global dan mendorong pertumbuhan industri serta investasi di Indonesia.

HIPMIDebat ketigaMUNAS XVIIIKekuatan InvestasiHilirisasiPembiayaanPasar ModalEkonomi Global

Komentar

Memuat komentar...