Dejan-Bernadine Debut Ganda Campuran di Indonesia Open 2026

Andi B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Dejan-Bernadine Debut Ganda Campuran di Indonesia Open 2026

Gambar atau konten salah?

Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindita Wardana akan tampil pertama kali sebagai pasangan ganda campuran di ajang Indonesia Open 2026. Turnamen ini berlangsung dari 02 Juni 2026 hingga 07 Juni 2026 dan merupakan salah satu event Super 1000. Keberadaan pasangan baru ini menjadi sorotan, karena belum pernah bermain bersama di level tersebut.

Di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Bernadine mengungkapkan kegembiraannya: “Senang dikasih kesempatan main di super 1000, apalagi di Indonesia. Kita tidak tahu keadaan nanti di sana, mungkin sama saat seperti Indonesia Masters, ya coba kasih yang terbaik saja,” ia katakan.

Karena masih tergolong pasangan baru, Dejan dan Bernadine tidak menaruh target terlalu tinggi. Mereka sadar bahwa pengalaman dan posisi ranking mereka masih harus dikembangkan sebelum menghadapi pasangan elite dunia. Keduanya berharap dapat membangun kepercayaan diri melalui pertandingan pertama.

Dejan menekankan pentingnya bagan dalam menentukan hasil: “Targetnya ingin yang terbaik karena bagan menentukan hasil. Dari kemarin (ikut turnamen) ketemu bagannya tak bagus tapi secara permainan dan komunikasi improve,” ia ujar.

Ia juga menambahkan harapannya: “Semoga saya harap dari bagan menguntungkan buat kami supaya targetnya bisa melangkah lebih jauh dari sebelumnya.”

Dejan menyatakan keinginannya untuk bertemu unggulan di babak selanjutnya: “Harapannya bisa ketemu di babak-babak selanjutnya saat ketemu unggulan. Karena kalau main bagus yang dilihat hasil. Jadi harapannya, nanti deh (ketemu unggulannya) di babak kedua atau 8 besar, jadi pertamanya bisa melangkah lebih jauh dan pede-nya lebih ada,” ungkapnya.

Hasil undian menempatkan pasangan Indonesia ini melawan pasangan China Cheng Xing/Zhang Chi pada babak pertama. Pasangan China tersebut saat ini menempati peringkat 12 dunia dan telah meraih dua gelar musim ini, yakni di Swiss Open dan German Open. Rekam jejak mereka membuat mereka menjadi ancaman serius bagi Dejan/Bernadine.

Dejan menegaskan fokusnya: “Ya, fokus ke kita dan main di lapangan karena kalau terlalu berpikir banyak hal, kitanya malah tidak enak,” ia menyatakan.

Rekor lawan China belum memihak Dejan/Bernadine. Sepanjang musim 2026, mereka belum pernah menang saat menghadapi pasangan asal China. Dua kali mereka kalah dari Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin di Malaysia Masters dan Thailand Open. Mereka juga harus mengakui keunggulan Zhu Yi Jun/Li Qian di Orleans Masters.

Meski statistik tersebut mengingatkan, Dejan tetap tidak ingin terlalu memikirkan rekor pertemuan. Ia lebih memilih untuk fokus pada permainan di lapangan, percaya bahwa konsentrasi pada strategi dan komunikasi akan membawa hasil terbaik.

Keberhasilan menghindari unggulan pada babak pertama memberi Dejan/Bernadine peluang untuk membangun momentum. Jika mereka mampu melewati Cheng/Zhang, momentum tersebut dapat memperkuat kepercayaan diri dan membuka jalan bagi babak-babak selanjutnya.

Pasangan yang menjadi juara India International 2025 kini menunggu apakah hasil undian akan membantu mereka melangkah lebih jauh di Indonesia Open 2026. Keberhasilan mereka akan bergantung pada bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan tekanan dan memanfaatkan setiap peluang di lapangan.

Secara keseluruhan, Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindita Wardana memulai perjalanan mereka di Indonesia Open 2026 dengan harapan tinggi namun realistis. Mereka menyadari tantangan berat yang menanti, terutama melawan pasangan China yang kuat. Fokus pada permainan, komunikasi, dan pengalaman akan menjadi kunci bagi pasangan baru ini untuk meraih prestasi lebih jauh di turnamen ini.

Indonesia Open 2026Dejan FerdinansyahBernadine Anindita WardanaMixed DoublesSuper 1000CipayungChina Cheng Xing/Zhang ChiMomentum

Komentar

Memuat komentar...