Doa Awal Tahun Islam Dibaca pada 1 Muharram, di 2026
Gambar atau konten salah?
Setiap pergantian tahun baru Islam menjadi ajang bagi umat untuk memperbanyak doa dan ibadah. Salah satu amalan yang paling sering diamalkan adalah membaca doa awal tahun setelah masuknya 1 Muharram. Doa ini dipanjatkan untuk memohon kepada Allah SWT atas dosa dan kekhilafan selama setahun terakhir, sekaligus meminta keberkahan agar senantiasa diberi kemudahan, keberkahan, dan kebaikan dalam menjalani kehidupan pada tahun yang baru.
Menurut kalender Hijriah, pergantian tahun dimulai sejak matahari terbenam tepatnya waktu Maghrib pada 15 Juni 2026. Karena itu, doa awal tahun dianjurkan dibaca setelah Maghrib pada malam 1 Muharram.
Doa Awal Tahun Baru Islam
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin: Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Allāhumma ṣalli 'alā sayyidinā Muḥammadin shalātan tamla'u khazā'inallāhi nūran, wa takūnu lanā walil-mu'minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa 'alā ālihī wa shaḥbihī wa sallim taslīman katsīrān. Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa 'alā fadllikal-'adhīmi wa karīmi jūdikal-'amīm al-mu'awwal, wa hādzā 'āmun jadīdun qad aqbala. As'alukal-'ishmata fīhi minasy-syaiṭāni wa auliyā'ihī, wal-'auna 'alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū', wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā Dzal-jalāli wal-ikrām. Wa shallallāhu ta'ālā 'alā sayyidinā Muḥammadin wa 'alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya. Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka.”
Keutamaan membaca doa ini dijelaskan dalam kitab Kanzun Najah wa As‑Surur yang diambil dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quddus al‑Makki asy‑Syafi'i (wafat 1335 H), orang yang mengamalkannya dengan membaca doa ini sebanyak tiga kali akan memperoleh penjagaan dari gangguan setan dan para pengikutnya sepanjang tahun yang akan dijalani.
Dalam kutipan kitab tersebut, tercatat:
يَقْرَؤُهُ ثَلَاثًا؛ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: اسْتَأْمَنَ عَلَى نَفْسِهِ فِيمَا بَقِيَ مِنْ عُمْرِهِ، وَتُوُكِّلَ بِهِ مَلَكَانِ يَحْرُسَانِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَتْبَاعِهِ
Artinya: “Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali, maka sesungguhnya setan akan berkata: ‘Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa umurnya.’ Lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya.”
Keutamaan ini menjadi perhatian setiap muslim agar hari-hari di tahun baru penuh berkah dan dijauhkan dari tipu daya serta godaan setan.
Doa‑doa Lain yang Dapat Diamalkan pada Malam 1 Muharram
- Doa Tobat Nabi Yunus (AS)
لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Latin: Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS Al‑Anbiya: 87) - Doa Keteguhan Iman
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Latin: Huwal awwalu wal aakhiru wazh‑zahiru wal‑baathinu wa huwa bi‑kulli syai‑in ‘aliim.
Artinya: “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al‑Hadid: 3) - Doa Agar Dijauhkan dari Maksiat
اللَّهُمَّ احْرِمْنِي لَذَّةَ مَعْصِيَتِكَ وَارْزُقْنِي لَذَّةَ طَاعَتِكَ
Latin: Allaahumma ahrimnii ladzdzata ma'shiyatika warzuqnii ladzdzata thaa'atika.
Artinya: “Ya Allah, jauhkan aku dari kenikmatan bermaksiat kepada-Mu dan karuniakan kepadaku kenikmatan dalam menaati-Mu.” - Doa Tobat Nabi Adam (AS)
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam tagfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS Al‑A'raf: 23)
Doa‑doa ini bukanlah amalan wajib. Tidak ada kewajiban khusus bagi umat Islam untuk membacanya. Namun, doa tersebut berisi permohonan‑permohonan yang baik dan menjadi salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan. Berdoa merupakan amalan yang sangat mulia dalam Islam. Oleh karena itu, umat Islam dapat mengamalkannya sebagai sarana bermuhasabah, memperbarui niat, serta memohon pertolongan Allah SWT saat memasuki tahun yang baru.
Selain membaca doa akhir tahun, penting juga memperhatikan doa awal tahun yang dianjurkan untuk diamalkan. Pergantian tahun bukan sekadar peristiwa bergantinya angka dalam kalender, melainkan momentum untuk memperbarui tekad, memperbaiki diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah.
Semoga Allah SWT mengampuni dosa‑dosa yang telah lalu, menjaga kita dari berbagai keburukan, serta melimpahkan keberkahan di Tahun Baru Islam ini. Informasi ini diharapkan bermanfaat bagi semua pembaca.
Dalam konteks ini, membaca doa awal tahun menjadi sarana sederhana namun efektif bagi umat Islam untuk memulai tahun baru dengan kesadaran spiritual. Dengan memohon perlindungan dari setan, memohon kemudahan, dan memohon keberkahan, umat dapat menyiapkan diri menghadapi tantangan tahun yang akan datang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Menteri Sosial SRMP 2 Medan, Target 100 Ribu Siswa SR 2027
SPMB Online SMP Medan 2026 Masih Dibuka, Daftar 8-22 Juni
1.495 Data Pendaftar SPMB Batam Bocor, Tim Siber Telusuri
16 Juni 2026: Hari Libur Nasional dan Perayaan Global
Warkop DKI Rilis Film Komedi Horor 'ViRaLiN dOoOoNg..!!'
Ariel NOAH Tahu Pilih Peterpan, Menjadi Vokalis NOAH
Berita Terbaru
Doa Awal Tahun Islam Dibaca pada 1 Muharram, di 2026
Doa 1 Muharram 1448: Memohon Perlindungan Tahun Baru
Jepang Imbang 2-2 vs Belanda, Tekad Tahan AT&T Stadium
PU Tunda Asrama IPTC, Alih Anggaran ke Gedung Edukasi
DJBC Pasang Sistem Pengawas Produksi Rokok di Pabrik Menutup Kebocoran Cukai
MBG Losari Brebes Pakai Magot, Buang Sampah Makanan 2 Ton
Jakarta Luncurkan Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan