FAA Buka Lowongan: Gamer Bisa Jadi Kontrol Lalu Lintas Udara
Gambar atau konten salah?
FAA, lembaga yang mengatur penerbangan di Amerika Serikat, mengumumkan lowongan pekerjaan bagi pengontrol lalu lintas udara. Iklan tersebut menonjolkan bahwa kemampuan bermain game bisa menjadi nilai tambah bagi pelamar. Rekrutmen akan dimulai pada 17 April 2026, menurut pengumuman terbaru.
Sejauh ini, FAA mempekerjakan sekitar 11.000 pengontrol lalu lintas udara. Selain itu, 4.000 orang masih dalam masa pelatihan. Meski jumlah ini cukup besar, lembaga tersebut menyatakan masih membutuhkan ribuan karyawan tambahan untuk menjaga tingkat layanan. “Untuk menjangkau generasi pengontrol lalu lintas udara berikutnya, kita perlu beradaptasi,” kata Menteri Transportasi, Sean Duffy, dalam siaran pers. “Anak‑anak muda sekarang memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pengontrol sukses. Kita masih bisa terus mengembangkan mereka dan cocok dengan pekerjaan tersebut.”
Di situs FAA, promosi menekankan bahwa pengontrol terbaik memanfaatkan teknologi lalu lintas udara tercanggih di dunia. Mereka menawarkan paket imbalan yang menarik: pelatihan berbayar, tunjangan pemerintah, dan penghasilan tahunan rata‑rata lebih dari USD 155.000, atau sekitar Rp 2,6 miliar setelah tiga tahun bekerja.
Menurut laporan Kantor Akuntabilitas Pemerintah, jumlah pengontrol lalu lintas udara di AS menurun sekitar 6% dalam sepuluh tahun terakhir. Penurunan ini dipicu oleh pandemi Covid‑19 dan beberapa penutupan serta tren pasar tak terduga. FAA tidak baru mencoba menargetkan gamer. Pada 2021, lembaga tersebut meluncurkan kampanye “level up” untuk menarik pemain game dan mendiversifikasi tenaga kerja.
Pengontrol lalu lintas udara memegang peran penting dalam keselamatan penerbangan. Mereka memantau dan mengarahkan pesawat di atas dan sekitar bandara, mencegah tabrakan dan masalah lainnya. Dengan menambah tenaga kerja yang terampil, FAA berharap dapat menjaga keamanan penerbangan di masa depan.
Kesimpulannya, FAA membuka lowongan bagi para gamer dan generasi muda dengan paket imbalan menarik. Langkah ini bertujuan mengatasi kekurangan tenaga kerja dan memanfaatkan keterampilan digital yang dimiliki pemain game. Dengan rekrutmen mulai 17 April 2026, lembaga ini berharap dapat memperkuat jaringan pengontrol lalu lintas udara di Amerika Serikat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rupiah Menembus Rp 18.000 Pagi Saat Dolar Tembus 18k Indonesia
Safari Apple: Kecepatan, Baterai, dan Privasi Unggul
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
