Harga Emas 24 Karat Antam Naik Rp 2,837 Juta per Gram

Ayu W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 46 dibaca
Bisik.id
Harga Emas 24 Karat Antam Naik Rp 2,837 Juta per Gram

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Harga emas 24 karat Antam pada hari ini mengalami kenaikan signifikan setelah mengalami penurunan pada periode sebelumnya. Nilai jual satu gram naik Rp 30.000 dan sekarang berada di kisaran Rp 2.837.000 per gram.

Menurut situs Logam Mulia Antam, pada Selasa, 31 Maret 2026 harga satuan terkecil, 0,5 gram, tercatat di Rp 1.468.500. Harga 10 gram dijual seharga Rp 27.865.000, sedangkan ukuran terbesar, 1.000 gram (1 kg), dibanderol Rp 2.777.600.000. Rentang harga emas Antam dalam satu minggu terakhir berada di antara Rp 2.807.000 dan Rp 2.850.000 per gram. Dalam sebulan terakhir, rentangnya meluas hingga Rp 3.135.000 per gram.

Untuk transaksi buyback, harga juga naik Rp 63.000 per gram menjadi Rp 2.488.000 per gram. Buyback berarti Antam membeli emas dari penjual dengan harga tersebut. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 dikenai Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai transaksi saat pelaksanaan buyback.

  • 0,5 gram: Rp 1.468.500
  • 1 gram: Rp 2.837.000
  • 2 gram: Rp 5.614.000
  • 3 gram: Rp 8.396.000
  • 5 gram: Rp 13.960.000
  • 10 gram: Rp 27.865.000
  • 25 gram: Rp 69.537.000
  • 50 gram: Rp 138.995.000
  • 100 gram: Rp 277.912.000
  • 250 gram: Rp 694.515.000
  • 500 gram: Rp 1.388.820.000
  • 1.000 gram: Rp 2.777.600.000

Rincian harga di atas mencerminkan kondisi pasar emas Antam pada 31 Maret 2026, termasuk variasi harga berdasarkan ukuran dan kebijakan buyback yang berlaku. Perubahan harga ini memberikan gambaran tentang dinamika nilai emas di pasar domestik dan potensi keuntungan bagi para investor maupun penjual emas yang memanfaatkan program buyback.

Harga Emas AntamBuybackPajak Penghasilan Pasal 22Peraturan Menteri Keuangan 81/2024Nilai Jual GramPasar DomestikPotensi Keuntungan InvestorPerubahan Harga

Komentar

Memuat komentar...