Harga Minyak dan Bawang Merah Naik Idul Adha di Palembang

Tika M. · 2 min baca · 1 hari lalu · 9 dibaca
Bisik.id
Harga Minyak dan Bawang Merah Naik Idul Adha di Palembang

Gambar atau konten salah?

Pasar tradisional Kota Palembang mencatat kenaikan harga beberapa bahan pokok setelah Hari Raya Idul Adha. Pada 10 Juni 2026, para pedagang melaporkan penurunan omzet karena daya beli masyarakat menurun.

Harga minyak goreng merek Minyakita melonjak menjadi Rp 20.000 per liter, naik dari Rp 19.000 sebelumnya. Perubahan ini disebabkan oleh kekosongan rantai pasokan agen.

“Sekarang tuh Minyakita lagi naik di harga Rp 20 ribu, kalau stabil dia Rp 19 ribu kita jual. Pembeli ini juga cenderung sepi sekarang. Harga ini tergantung barangnya, suka kosong. Kalau lagi kosong, dia naik,” ujar salah seorang pedagang sembako di Pasar KM 5 Palembang (Ina (51)).

Selain minyak, bawang merah juga mengalami lonjakan. Di Bima, harganya Rp 50.000 per kilogram, naik dari Rp 35.000. Di Brebes, harganya Rp 60.000 per kilogram, naik dari Rp 50.000.

“Kalau sekarang posisinya yang lagi naik juga itu bawang merah, dari pas sudah lebaran haji. Bawang ini bervariasi dia, tergantung di bawangnya. Kalau Bima sekitar Rp 50 ribu per kg dari sebelumnya Rp 35 ribu. Kalau Brebes Rp 60 ribu, sebelumnya Rp 50 ribu per kg,” jelas Ina.

Fluktuasi harga ini membuat konsumen menjerit dan mengurangi volume pembelian harian. Pedagang merasa tertekan karena modal usaha mereka banyak berputar dari pinjaman.

“Ngeluh juga sih, namanya juga barangnya mahal, kan? Harapan kita kan gimana biar harganya tuh enggak tinggi, biar bisa diatasilah oleh pemerintah, ya,” harapnya.

Data Dinas Perdagangan Palembang menunjukkan bahwa minyak goreng di pasaran kini menyentuh Rp 22.000 per liter, sementara harga bawang merah berada di angka Rp 50.000 per kilogram.

Harga bahan pokok yang naik pasca Idul Adha menambah beban pedagang dan menurunkan daya beli konsumen. Pemerintah diharapkan dapat menengahi situasi agar harga tidak terus melonjak.

Pasar tradisional Palembangminyak goreng Minyakitabawang merahIdul Adhadaya beli masyarakatrantai pasokanpemerintah

Komentar

Memuat komentar...