Pertamina Dukung Konservasi Lebah di P4S Lembah Suhita
Gambar atau konten salah?
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal Panjang menyalurkan dukungan untuk pengembangan kawasan konservasi lebah dan eduwisata di P4S Lembah Suhita, kota Bandar Lampung.
Lebah berperan penting dalam menyeimbangkan ekosistem lewat penyerbukan berbagai tanaman. Untuk menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memberdayakan masyarakat, Pertamina Patra Niaga hadir di sana.
Di P4S Lembah Suhita saat ini terdapat sekitar 500 koloni lebah yang dikelola oleh 25 anggota kelompok. Selain menjadi pusat budidaya madu, kawasan ini juga menjadi tempat edukasi dan pelatihan tentang konservasi lebah, pengolahan produk turunan madu, dan praktik pertanian ramah lingkungan.
Perusahaan mengumumkan komitmen untuk memperkuat infrastruktur akses ke kawasan P4S Lembah Suhita dengan menambah 28 meter persegi fasilitas bagi kelompok tersebut. Diharapkan peningkatan ini akan meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung dan peserta pelatihan.
Kawasan ini juga mulai menanam kaliandra sebagai pakan lebah, mendukung kelangsungan koloni dan kelestarian ekosistem. Pengembangan ini turut memicu minat masyarakat untuk belajar dan berkunjung.
Sejak sebelum mendapat pendampingan, Lembah Suhita menerima sekitar 1.000 pengunjung per tahun. Namun, pada periode 1 Januari sampai 1 Juni 2026, jumlah kunjungan telah mencapai 1.400 orang, dengan puluhan kelompok mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan.
“Dengan akses yang lebih baik, masyarakat semakin mudah datang untuk belajar budidaya lebah dan memahami pentingnya peran lebah dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” kata Suyadi pada Kamis, 11 Juni 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menambahkan: “Konservasi lebah tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Melalui Lembah Suhita, kami ingin menghadirkan manfaat lingkungan dan ekonomi yang dapat tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dorong Lembah Suhita terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan, konservasi lebah, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat berkelanjutan. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 15 (Menjaga Ekosistem Daratan), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Dengan langkah ini, Pertamina tidak hanya memperkuat jaringan sosial di wilayahnya tetapi juga menanamkan nilai konservasi dan pemberdayaan ekonomi dalam komunitas lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
