Inggris Kalah dari Argentina Usai Pilih Bertahan

Tika M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Inggris Kalah dari Argentina Usai Pilih Bertahan

Gambar atau konten salah?

Inggris harus mengakui keunggulan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta pada Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB itu berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Argentina.

Padahal, Inggris sempat unggul lebih dulu. Babak pertama berakhir tanpa gol, sama-sama 0-0. Baru pada menit ke-55, Anthony Gordon memecah kebuntuan dan membawa Tim Tiga Singa memimpin.

Namun setelah gol itu, permainan Inggris berubah drastis. Mereka memilih bertahan. Sangat bertahan. Data mencatat penguasaan bola Inggris hanya 12 persen. Bandingkan dengan Argentina yang mencapai 88 persen. Dominasi mutlak.

Akibatnya? Argentina terus menekan. Dua gol akhirnya bersarang di gawang Inggris pada menit-menit akhir. Enzo Fernandez melepaskan tembakan jarak jauh. Lautaro Martinez menyundul bola masuk. Dua gol dalam waktu singkat, dan Inggris pun tersingkir.

Micah Richards, mantan pemain Timnas Inggris, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengkritik keputusan pelatih Thomas Tuchel yang memilih bertahan setelah unggul.

"Saat Inggris mencetak gol pertama, mereka seharusnya mengejar gol kedua. Tentu, Anda harus menghormati kualitas Argentina. Tapi bermain terlalu bertahan justru memberi mereka ruang untuk menemukan ritme permainan," ujar Richards kepada BBC.

Ia melanjutkan, "Argentina memang tampil luar biasa. Mereka bertahan dengan gigih di momen-momen penting dan berhasil mencapai garis finis. Tapi Anda juga harus melihat keputusan manajer. Mereka membuat segalanya terlalu mudah bagi Argentina di babak kedua."

Kekalahan ini membuat Inggris masih memiliki satu pertandingan tersisa di Piala Dunia 2026. Mereka akan memperebutkan tempat ketiga melawan Prancis. Laga itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Miami pada Minggu, 19 Juli 2026 dini hari WIB.

Pertandingan melawan Prancis menjadi kesempatan terakhir Inggris untuk pulang dengan kepala tegak. Tapi kritik terhadap strategi Tuchel kemungkinan akan terus menghantui, terutama jika mereka gagal meraih kemenangan.

InggrisArgentinaSemifinalPiala Dunia 2026Strategi BertahanKritikThomas Tuchel

Komentar

Memuat komentar...