Kementerian Luar Negeri Taiwan Buka Pendaftaran Fellowship 2027
Gambar atau konten salah?
Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) mengumumkan kembali pendaftaran program MOFA Taiwan Fellowship untuk keberangkatan pada tahun 2027. Program ini ditujukan bagi para ahli, akademisi, dan peneliti mancanegara yang tertarik pada isu‑isu strategis, mulai dari hubungan lintas selat, kawasan Asia‑Pasifik, hingga kebijakan global seperti keamanan energi, kabel bawah laut, dan ketahanan rantai pasok.
Periode pendaftaran resmi dimulai pada 01 Mei 2026 dan berakhir pada 30 Juni 2026. Penerima beasiswa akan memiliki kesempatan untuk melakukan riset tingkat lanjut di universitas atau institusi akademik terkemuka di Taiwan. Durasi riset dapat bervariasi antara tiga hingga dua belas bulan, dengan jadwal keberangkatan paling cepat pada 01 Januari 2027.
Berikut rincian komponen beasiswa yang disediakan:
- Tunjangan Bulanan – Penerima kategori profesor, associate professor, research fellow, dan associate research fellow akan menerima NT$60.000 (sekitar Rp 30 juta) per bulan. Sementara itu, assistant professor, assistant research fellow, peneliti post‑doctoral, kandidat doktor, mahasiswa program S3, dan kandidat yang mendapat rekomendasi pemerintah Taiwan akan mendapatkan NT$50.000 (sekitar Rp 25 juta) per bulan.
- Tiket Pesawat – Subsidi satu tiket pesawat pulang‑pergi kelas ekonomi rute langsung menuju Taiwan, sesuai regulasi MOFA.
- Asuransi – Perlindungan asuransi kecelakaan dan asuransi medis untuk cedera akibat kecelakaan dengan cakupan hingga NT$1 juta (sekitar Rp 490 juta).
Berikut kriteria peserta yang dapat melamar:
- Akademisi, seperti profesor, associate professor, atau assistant professor di universitas luar negeri.
- Peneliti pascadoktoral (post‑doctoral researchers) atau peneliti dengan tingkat setara di lembaga akademik internasional.
- Kandidat doktor atau mahasiswa program doktor di departemen yang relevan.
- Kandidat lain yang direkomendasikan oleh perwakilan diplomatik resmi Taiwan (ROC).
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi. Pelamar harus menyiapkan proposal riset, daftar riwayat hidup, dan dokumen akademik pendukung lainnya dalam bahasa Inggris. Selain itu, pelamar harus menentukan universitas atau lembaga penelitian di Taiwan yang akan menjadi lokasi riset mereka.
Program ini menawarkan platform bagi peneliti internasional untuk memperdalam studi mereka di bidang-bidang strategis yang menjadi fokus Taiwan. Dengan dukungan finansial yang komprehensif, peserta dapat fokus pada penelitian tanpa khawatir tentang biaya hidup dan perjalanan. Pendaftaran yang terbuka sejak 01 Mei 2026 memberi waktu bagi para calon peserta untuk mempersiapkan dokumen dan proposal yang kuat.
Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat mendalam pada isu‑isu penting di kawasan Asia‑Pasifik dan ingin menambah pengalaman riset di Taiwan. Pendaftaran akan ditutup pada 30 Juni 2026, jadi bagi yang berminat, segera lengkapi persyaratan dan ajukan aplikasi sebelum batas waktu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Beasiswa Denmark di Aarhus: Persyaratan dan Batas Waktu
PMDSU 2026: Beasiswa Magister‑Doktor Terbuka, Nambah Riset
Beasiswa Garuda Gelombang II Terbuka Hingga 25 Juni 2026
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
Kebijakan Energi Terbarukan Diperkenalkan oleh Menteri
Cek Status PIP Sekarang, Pencairan Baru Mulai 1 Juni 2026
Berita Terbaru
Rumor Nafkah Anak Rp500 Ribu Ditolak, Tuntutan Rp25 Juta
Surabaya Cerah Hari Ini, Suhu 26‑32°C, Waspada Panas
Herdman Pilih Ferarri Meski Cakupan Ringan Berdasarkan Profil
5 Juni 2026: Hari Baik untuk Kegiatan Adat dan Ritual Bali
Piala Dunia 2026: 48 Tim, 3 Tuan Rumah, Estadio Azteca
Sabar & Reza Raih Perempatfinal Indonesia Open di Istora
Jadwal Sholat Surabaya 5 Juni 2026: Mulai Imsak 04.05 WIB
Jonatan Christie Batalkan Alwi Farhan, Raih Papan Indonesia
Jadwal Salat Denpasar 05 Juni 2026: Subuh, Zuhur, Asar
Jakarta Menang di Short Course, Ade Jona Cita Olimpiade
