Kru Artemis II Saksikan Gerhana Matahari 1 Jam di Luar Angkasa
Gambar atau konten salah?
Artemis II membawa kru ke luar angkasa, di mana mereka menyaksikan gerhana Matahari pribadi dari sisi jauh Bulan. Fenomena ini jarang terjadi di Bumi, karena Matahari terhalang sepenuhnya oleh Bulan ketika kapsul Orion melintas di baliknya.
Di luar orbit Bumi, pandangan Bulan menjadi lebih besar daripada yang terlihat dari permukaan Bumi. Akibatnya, Bulan dapat menutupi Matahari sepenuhnya lebih lama, menciptakan gerhana yang berlangsung hampir satu jam, bukan hanya beberapa menit seperti di Bumi.
Empat astronaut, Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen, memanfaatkan momen ini. Mereka memakai kacamata gerhana khusus untuk melihat corona, lapisan terluar atmosfer Matahari yang biasanya hanya terlihat saat gerhana total.
Durasi gerhana ini hampir satu jam, jauh lebih lama dibanding gerhana di Bumi. Hal ini memungkinkan kru melihat lebih banyak detail Matahari dan memanfaatkan waktu ekstra untuk eksperimen ilmiah.
Selain keindahan visual, gerhana ini memberi nilai ilmiah tinggi. Kru memanfaatkan kesempatan untuk mempelajari aktivitas Matahari dari sudut pandang unik, serta mengamati kemungkinan kilatan meteoroid di permukaan Bulan.
NASA sudah memprediksi fenomena ini sebagai bagian dari geometri misi. Namun, pengalaman menyaksikannya secara langsung tetap luar biasa, bahkan bagi para astronaut yang sudah berpengalaman.
Peluncuran Artemis II pada 01 April 2026 menandai penerbangan berawak pertama NASA ke sekitar Bulan sejak era Apollo, lebih dari 50 tahun lalu. Misi ini menjadi langkah penting menuju Artemis III yang akan mendaratkan manusia kembali ke permukaan Bulan.
Selama misi, kru tidak hanya menguji sistem pendukung kehidupan dan navigasi di ruang angkasa, tetapi juga mencetak rekor. Mereka menjadi manusia yang melakukan perjalanan terjauh dari Bumi, melampaui rekor Apollo 13. Mereka juga mengabadikan pemandangan ikonik seperti Earthrise dan sisi gelap Bulan yang jarang terekspos.
NASA akan merilis lebih banyak foto dan video dari gerhana pribadi ini dalam waktu dekat. Misi Artemis II diperkirakan berlangsung sekitar 10 hari sebelum kembali ke Bumi.
Gerhana ini menegaskan betapa langka dan berharga momen yang dapat dilihat hanya dari luar angkasa. Keberhasilan misi ini menandai tonggak penting bagi eksplorasi manusia, membuka peluang bagi penelitian lebih lanjut di luar Bumi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Registrasi SIM Card Wajib Pindai Wajah Mulai Juli 2026
Operator Seluler Tunggu Aturan Turunan PP Tunas
Telkomsat Ubah Data Kapal Jadi Intelijen Bisnis
Pemerintah Uji Coba AI untuk Salurkan Bansos di Banyuwangi
Kakao Map Bocorkan Data Rahasia Korea Utara
Berita Terbaru
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan