Lalu Lintas Jakarta Meningkat, 2 Juta Kendaraan Kembali

Sinta R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Lalu Lintas Jakarta Meningkat, 2 Juta Kendaraan Kembali

Gambar atau konten salah?

Di pusat kendali jalur tol Jasamarga, Jasa Marga melaporkan lebih dari dua juta kendaraan pemudik telah kembali ke Jakarta. Data ini diumumkan pada hari Rabu, 25 Maret 2026 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Sigit, pada Selasa malam tercatat 1 958 838 kendaraan masuk ke Jakarta. Setelah pembaruan data hingga pukul 12.00 WIB, tambahan sekitar 82 000 kendaraan masuk. Ia berkata, "Jadi per tadi malam ya, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12 sudah 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta," terang Sigit.

Dengan total masuk mencapai 2.040.000, masih tersisa hampir 500.000 kendaraan yang akan masuk. Data Jasa Marga juga menunjukkan 2.521.229 kendaraan telah meninggalkan Jakarta. Sigit menjelaskan, "Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik," ujar Sigit.

Selasa malam, 24 Maret 2026, menjadi puncak arus balik dengan 256 338 kendaraan. Angka ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 223 163 kendaraan. Sigit menambahkan, "Jadi kita harapkan di sisa waktu yang ada karena diprediksi ada puncak arus balik lagi di tanggal 28 dan 29, sisa kendaraan yang belum kembali dan kemungkinan biasanya juga ada tambahan dari masyarakat yang akan ke Jakarta. Tentunya ini menjadi salah satu yang selalu kita himbau ke masyarakat untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada," jelas Sigit.

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginformasikan bahwa kendaraan angkutan umum mengalami kenaikan selama periode Lebaran. Dari H‑8 hingga H+3, jumlah kendaraan naik 4,07 %. Pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum dari H‑8 sampai H+3 juga naik 11,11 %. Ia menegaskan, "Angka ini masih bersifat dinamis karena kami menghitung sampai dengan tanggal 29 April nantinya," tutur Dudy.

Data ini menandai dinamika arus lalu lintas selama bulan suci. Pemerintah terus memantau dan memberi informasi kepada masyarakat agar memanfaatkan waktu yang tersisa. Kenaikan kendaraan dan penumpang menunjukkan kebutuhan akan manajemen lalu lintas yang lebih baik di masa depan.

Jasa Margakendaraan pemudikJakartapuncak arus balikLebaranMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhiarus lalu lintas

Komentar

Memuat komentar...