McKennie: Piala Dunia 2026 Bawa Sepak Bola Lebih Populer di AS
Gambar atau konten salah?
Weston McKennie, gelandang tim nasional Amerika Serikat dan pemain klub Juventus, menilai bahwa Piala Dunia 2026 akan mengubah persepsi warga negaranya terhadap sepak bola. Ia percaya lebih banyak suporter baru akan muncul di masa depan.
Di Amerika, sepak bola belum menjadi olahraga utama. Amerika Serikat lebih dikenal dengan American football, basket, baseball, dan hoki es, yang memiliki basis penggemar lokal lebih kuat. Meski sejarah sepak bola di negara ini sudah lebih dari satu abad, mereka sudah ikut Piala Dunia sejak edisi pertama di Uruguay pada 1930 dan pernah menjadi tuan rumah pada 1994.
McKennie menekankan bahwa menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko pada 2026 dapat menarik minat orang-orang yang sebelumnya tidak begitu memperhatikan sepak bola. Ia berharap, dengan kehadiran tim AS di turnamen besar, lebih banyak orang akan mengenal dan merasa dekat dengan tim.
Tim AS, yang dipimpin oleh pelatih Mauricio Pochettino, memulai turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Paraguay di laga pertama Grup D. Kemenangan ini menjadi modal penting untuk laga-laga berikutnya.
“Ada banyak orang yang mungkin belum pernah datang untuk mendukung kami sebelumnya: kami berharap, berkat penampilan ini, mereka dapat mengenal kami dan merasa lebih dekat dengan kami,” ujar McKennie kepada La Gazzetta dello Sport.
“Dan bagi mereka yang mengatakan sepak bola itu membosankan, yah, ada lima gol di laga pertama, jadi mungkin mereka akan berubah pikiran! Menjadi tuan rumah Piala Dunia ini pasti akan mengubah sepak bola di Amerika Serikat, mustahil untuk tidak tergerak oleh semangat sebesar ini,” tegas gelandang Juventus itu.
Prestasi terbaik Amerika Serikat di Piala Dunia tercatat pada 1930 dengan medali perunggu, dan pada 2002 ketika tim menembus perempat final. Selain dua edisi tersebut, pencapaian paling tinggi mereka hanya mencapai 16 besar.
Dengan mengundang ribuan penggemar ke stadion, Piala Dunia 2026 berpotensi menumbuhkan minat baru pada sepak bola di Amerika Serikat, memperluas basis penggemar dan menumbuhkan semangat baru di kalangan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Belanda‑Jepang Seri 2‑2, Netizen Reaksikan Kolonialisme
Paus Yohanes Paulus II Ampuni Pelakunya Setelah Tembakan
Doa Akhir Tahun 1447 H: Panduan Membaca & Waktu Efektif
The Rock Ternyatakan Mengidap Epididymitis, Bukan Kanker
Metro Jaya Tutup 10 Jalan Saat Kunjungan Presiden Jerman
Daftar Program Pemagangan Jepang & Pelatihan Kaigo Dimulai
Tahun Baru Islam 2026: Ucapan Hari Raya dan Harapan Baru