Menteri Keuangan: Ekonomi Indo Tidak Masuk Resesi 1998

Yanto K. · 2 min baca · 29 hari lalu · 46 dibaca
Bisik.id
Menteri Keuangan: Ekonomi Indo Tidak Masuk Resesi 1998

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, mengangkat isu yang menyebut ekonomi Indonesia kembali ke situasi tahun 1998. Klaim tersebut beredar luas di media sosial, khususnya TikTok, dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan publik.

Purbaya memulai tanggapannya dengan merujuk pada data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut rilis BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 dibandingkan triwulan I 2025 mencapai 5,61% yoy. Angka ini, menurut Purbaya, menolak narasi bahwa Indonesia akan masuk ke jurang resesi.

“Pasti banyak ekonom yang bilang kita mau rusak, pada kecele, salah prediksi. Boro-boro resesi, malah naik, apalagi krisis,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menyoroti bahwa narasi di media sosial, khususnya di TikTok, sering membandingkan kondisi saat ini dengan krisis moneter 1997‑1998. Purbaya menilai perbandingan tersebut tidak berdasar karena tidak mengacu pada data ekonomi yang valid. “(Kondisi ekonomi) 97-98 akan terjadi kan katanya? (Tahun) 98, jatuh pemerintahan setelah ekonomi resesi selama 1 tahun penuh. Kita sekarang boro-boro resesi, masih ekspansi, masih akselerasi. Jadi, jangan asal bikin cerita, lihat data yg betul. Datanya seperti itu karena saya mengamati ekonomi dari waktu ke waktu,” jelas Purbaya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Setiap kelemahan yang muncul langsung dicari solusinya melalui diskusi intensif. “Jadi, kondisi kita stabil, aman. Ada tantangan, iya, tapi kita monitor terus perbaiki dari waktu ke waktu,” tambahnya.

Purbaya juga menegaskan kesiapan pemerintah dalam berinvestasi. “Pemerintah nggak takut, nggak ragu untuk investasi menjaga laju pertumbuhan ekonomi kita. Kita sepertinya akan terus mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Jadi nggak usah khawatir,” ujarnya.

Dengan data yang kuat dan pendekatan proaktif, Purbaya menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia masih berada di jalur ekspansi. Meski tantangan tetap ada, pemerintah terus memantau dan menyesuaikan kebijakan agar momentum positif dapat terjaga. Keterangan ini menegaskan bahwa narasi tentang krisis 1998 tidak mencerminkan realitas ekonomi saat ini.

Purbaya Yudhi SadewaMenteri KeuanganEkonomi 1998TikTokBadan Pusat StatistikPertumbuhan EkonomiResesiInvestasi

Komentar

Memuat komentar...