Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia

Nurul H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Motorola baru saja meluncurkan ponsel lipat terbarunya, Razr Fold, di Indonesia. Yang menarik, perangkat ini hanya tersedia dalam satu pilihan spesifikasi: RAM 12 GB dan memori internal 256 GB. Tidak ada opsi penyimpanan yang lebih besar. Selain itu, meskipun layarnya sudah mendukung pena digital, Motorola belum menyertakan stylus dalam paket penjualan.

Zulfahmi, Product Portfolio Head Motorola Indonesia, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Menurutnya, perencanaan produksi ponsel dilakukan jauh-jauh hari, bahkan bisa mencapai enam bulan sebelumnya. Dalam proses itu, timnya harus mempertimbangkan harga komponen dan fitur apa yang paling berguna bagi konsumen.

"Perencanaan produksi dilakukan berbulan-bulan sebelumnya, bahkan dapat mencapai sekitar setengah tahun. Dalam perencanaan tersebut, kami mempertimbangkan harga memori dan apakah penambahan kapasitas merupakan pilihan yang paling tepat," kata Zulfahmi saat peluncuran di Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.

Prioritas pada Baterai dan Kamera

Motorola memilih untuk memprioritaskan komponen lain seperti baterai, kamera, dan chipset, daripada menambah kapasitas penyimpanan menjadi 512 GB. Zulfahmi beralasan, kebutuhan penyimpanan masih bisa diatasi dengan layanan cloud dan koneksi internet. Sementara itu, kapasitas baterai dan performa chipset tidak memiliki solusi pengganti yang mudah setelah perangkat dibeli.

"Ketika kami memberikan baterai 6.000 mAh, kapasitas tersebut akan terus memberikan manfaat selama perangkat digunakan. Begitu pula ketika kami memberikan chipset dan kamera yang lebih baik," jelasnya.

Motorola Razr Fold dibekali baterai 6.000 mAh yang cukup besar. Ponsel ini juga menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5, RAM LPDDR5X 12 GB, dan penyimpanan UFS 4.1 sebesar 256 GB. Di sektor kamera, ada tiga kamera belakang 50 MP. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYTIA 828, sementara kamera periskop memakai Sony LYTIA 600.

"Karena itu, kami memprioritaskan kamera, baterai, dan chipset kelas atas, sambil tetap menyediakan kapasitas penyimpanan yang memadai," kata Zulfahmi.

Meski begitu, Motorola tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan varian 512 GB di masa depan. Zulfahmi mengatakan, pilihan kapasitas yang lebih beragam bisa disediakan jika basis pengguna Motorola di Indonesia sudah semakin besar.

Nasib Stylus Razr Fold

Dari sisi perangkat keras, layar Motorola Razr Fold sebenarnya sudah mendukung penggunaan pena digital. Namun, stylus belum disertakan dalam paket penjualan dan juga belum dijual sebagai aksesori resmi.

"Dari sisi kemampuan perangkat keras, layarnya mendukung penggunaan pena digital," ujar Zulfahmi.

Berdasarkan riset Motorola, pengguna stylus masih merupakan segmen yang khusus. Meskipun begitu, konsumen yang terbiasa menggunakan pena digital dinilai cukup loyal. Saat ini, Motorola memilih untuk fokus memperluas jangkauan pasar Razr Fold terlebih dahulu. Pertimbangan harga juga menjadi alasan stylus belum dimasukkan ke dalam paket penjualan.

"Kami ingin menjaga agar perangkat tetap dapat diakses oleh lebih banyak konsumen," jelas Zulfahmi.

Motorola belum memastikan kapan stylus resmi untuk Razr Fold akan diluncurkan. Perusahaan masih mempelajari waktu yang tepat untuk memperluas ekosistem aksesori.

"Ketika basis pengguna sudah semakin besar, kami akan memasuki fase mempertahankan pengguna melalui ekosistem yang lebih lengkap. Pada tahap itulah waktunya akan lebih tepat," pungkasnya.

Keputusan Motorola untuk hanya menyediakan satu varian penyimpanan dan belum menyertakan stylus menunjukkan strategi yang hati-hati. Perusahaan tampaknya ingin memastikan produknya terjangkau oleh lebih banyak orang, sambil terus memantau perkembangan pasar sebelum menambahkan fitur atau aksesori baru.

Motorola Razr Foldspesifikasi RAMpenyimpanan 256 GBbaterai 6000 mAhkamera 50 MPchipset Snapdragonstylus tidak disertakan

Komentar

Memuat komentar...