MUI Tetap Program Makan Bergizi Gratis, Jangan Hentikan
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 13 Juni 2026, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Anwar Iskandar, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap harus berjalan. Ia menilai program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan tidak seharusnya dihentikan hanya karena penyimpangan oleh oknum tertentu.
Menurutnya, memberi makanan bergizi adalah tindakan yang memiliki nilai luhur dalam ajaran agama. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi pelajar dan santri, tetapi juga menstimulasi ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja.
KH Anwar menambahkan bahwa dapur-dapur MBG telah menyerap tenaga kerja dan melibatkan berbagai sektor usaha. Petani, peternak, produsen tahu‑tempe, nelayan, serta pedagang sayur dan buah semua merasakan dampak ekonomi positif dari program tersebut.
Namun ia mengakui masih ada praktik penyimpangan. Solusinya, menurutnya, adalah memperbaiki sistem dan menindak pihak yang menyalahgunakan, bukan menghentikan program yang bermanfaat.
“Ada lumbung, ada tikus. Tikusnya yang ditangkap, jangan lumbungnya dibakar. Menurut saya, pikiran untuk membubarkan BGN itu ditunjuk kembalilah. Tidak semua jelek.”
Dengan demikian, program MBG tetap dianggap penting karena memberikan manfaat gizi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat UMKM. Penanganan penyimpangan harus melalui reformasi sistem, bukan penghentian program.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
