Jagakarsa: 7 Tempat Kuliner Tradisional yang Harus Dicoba
Gambar atau konten salah?
Jagakarsa, sebuah kawasan di Jakarta Selatan, kini menjadi pusat kuliner yang tak kalah menarik. Banyak pengunjung datang untuk mencicipi jajanan tradisional dan hidangan khas yang sudah menjadi viral di media sosial. Berikut tujuh tempat kuliner yang patut dicoba di Jagakarsa.
1. Gemblong Persahabatan
Gemblong Persahabatan telah menjadi favorit warga sejak 15 tahun lalu. Warung ini masih mempertahankan sistem pre‑order, sehingga pelanggan harus memesan terlebih dahulu. Gemblong berbentuk lonjong, dengan lapisan luar renyah dan bagian dalam lembut. Gula merah yang melapisi memberikan rasa manis yang pas dan tampak mengilap. Karena popularitasnya, gemblong ini cepat ludes setiap harinya.
2. Lopis Waroeng AA*ii
Lopis Betawi, yang biasanya dimakan di pagi hari, dapat dinikmati di Waroeng AA*ii. Warung ini terletak di Gang Kopi No. 81, Jagakarsa. Lopis tersedia dalam potongan maupun lonjor, dengan harga Rp 5.000 per 4 potong dan Rp 12.000 per lonjor. Setiap porsi disajikan dengan taburan kelapa parut dan lelehan gula merah yang legit. Pengunjung dapat menyaksikan proses pembuatan lopis secara langsung.
3. Tenanan Mie Ayam Bakso
Tenanan Mie Ayam Bakso, yang berlokasi di Jalan Mohammad Kahfi 1, menawarkan tiga varian mie ayam: mie ayam, mie yamin, dan mie ayam goreng. Mie ayam goreng menjadi yang paling populer karena penyajiannya menyerupai mie goreng tek tek, meski tidak digoreng. Harga setiap porsi berkisar antara Rp 16.000 hingga Rp 24.000.
4. Soto Tangkar Kang Jaja
Warung soto ini sudah berdiri sejak 2007 dan terkenal dengan kuah bening serta rasa gurih. Terletak di Jagakarsa, soto tangkar dapat dipilih dengan isi daging atau campuran jeroan. Harga per porsi Rp 25.000, dan warung ini sering mendapat ribuan ulasan positif di Google.
5. Warung Sate Solo Pak To
Warung Sate Solo Pak To, yang berada di Jalan Mohammad Kahfi 1, menampilkan sate dengan gaya Solo, Jawa Tengah. Sate disajikan dengan sambal kecap manis pedas dan taburan merica bubuk. Menu satunya meliputi sate kambing, sapi, dan ayam, dengan harga Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per porsi. Selain sate, pengunjung dapat mencoba tongseng, rica‑rica, dan nasi goreng.
6. Soto Wong Boyolali Pak Asli Nur Rambo
Berlokasi di Jalan Lenteng Agung Raya No. 45, warung ini menyajikan soto Boyolali yang terkenal dengan kuah bening gurih. Menu utamanya adalah soto ayam kampung dan soto daging, yang biasanya disajikan bersama aneka sate, gorengan, dan perkedel. Harga per porsi sekitar Rp 22.000.
7. Bubur Ayam Palapa
Setelah matahari terbenam, pengunjung Jagakarsa dapat mampir ke Bubur Ayam Palapa, yang buka mulai pukul 05.00 WIB. Gerobak sederhana ini terletak di pinggir Jalan Sirsak, mudah dikenali karena tenda hijau dan gerobak berwarna cerah. Bubur ayam disajikan dengan kaldu kuning gurih, topping ayam suwir, seledri, cakwe, kacang kedelai, bawang goreng, dan kerupuk. Harga per porsi Rp 15.000.
Jagakarsa memang menawarkan beragam pilihan kuliner yang memanjakan lidah. Dari jajanan tradisional hingga hidangan khas daerah, setiap tempat memiliki ciri khas yang membuatnya layak dicoba. Bagi pecinta kuliner, kawasan ini menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
