Perempuan Surabaya Unggah Video tentang Batalnya Pernikahan
Gambar atau konten salah?
Seorang perempuan asal Surabaya, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah mengunggah video di TikTok yang menceritakan tentang rencana pernikahan yang tiba‑tiba dibatalkan. Video tersebut menampilkan foto-foto persiapan acara, termasuk dekorasi, katering, dan rias pengantin.
Dalam unggahannya, ia mengungkapkan bahwa semua persiapan sudah berjalan cukup jauh. Lebih dari setengah kebutuhan acara telah disiapkan, mulai dari meja, kursi, hingga perlengkapan dekorasi. Ia dan calon suaminya telah menetapkan tanggal pernikahan jauh‑jauh hari.
Namun, sekitar tiga minggu sebelum hari bahagia, ia mengetahui bahwa calon suaminya menjalin hubungan dengan perempuan lain. Penemuan ini membuat hubungan mereka “kandas” akibat perselingkuhan. Ia memutuskan untuk mundur dan merelakan pernikahan yang telah dipersiapkan.
Keputusan tersebut tidak mudah, namun ia memilih untuk tidak menuntut atau menuntut ganti rugi. Ia menganggap bahwa ia harus bertanggung jawab moral terhadap peristiwa tersebut, sehingga ia mengalah dan membiarkan mantan pasangannya melangsungkan pernikahan dengan perempuan lain.
Yang paling mengejutkan adalah ia membiarkan semua persiapan yang telah diurus bersama, termasuk dekorasi, katering, dan jasa rias pengantin, digunakan untuk acara pernikahan mantan suaminya. Ia tetap hadir di pesta pernikahan tersebut, meski peranannya berubah menjadi tamu.
Salah satu momen yang paling menyentuh publik adalah ketika ibu dari mantan suaminya memeluknya sambil menangis dan meminta maaf atas kejadian yang menimpanya. Ia menceritakan bahwa momen itu membuatnya merasa terhanya, namun juga menunjukkan rasa empati dari keluarga pasangan.
Video tersebut langsung mendapatkan banjir dukungan dari warganet. Postingan itu sudah ditonton lebih dari 2,6 juta kali, dan komentar-komentar positif mengalir deras. Banyak orang mengaku terenyuh melihat ketegaran perempuan itu menghadapi kenyataan pahit ketika pernikahan yang telah lama direncanakan akhirnya berlangsung, tetapi dengan pengantin perempuan yang berbeda.
Berikut beberapa komentar yang menjadi sorotan:
"Kak aku gamau nyuruh kamu sabar karena pasti kamu udah berada di titik paling sabarnya kamu 🥺 semoga setelah ini allah kasih kebahagiaan yang luar biasa yg bisa jadi obat buat luka hati kamu yaa 🤗🤗🤗 sehat2 ya kaa🥰," ucap pengguna TikTok @Faridaa.
"Kak semoga di kehidupan lain,kamu menemukan kebahagiaan yg sudah kamu nantikan itu ya🥺❤️," kata akun @jiraa aja deh.
"Yang paling sakit bukan dia menikahh dengan orang lain, tapi melihat mimpi yang kita bangun bersama dipakai untuk orang lainn," timpal akun @ɴᴀʏx.
Menurut akun @axeraa, ia tidak menyangka postingannya akan mendapatkan atensi sebesar itu. Ia mengaku sudah ikhlas dan tetap melanjutkan hidup.
"Ga nyangkaa bisa serame inii viewers nya. terimakasih untuk doa² dan semangatnya yaa🥹semoga dikehidupan yang cuma sekali ini, kalian bisa menikah dengan orang yang kalian cintai yaaa❤️. untuk yang merasakan hal yang sama kaya aku, mari pulih dan melanjutkan hidup sebagaimana mestinya🫂," jawab @axeraa.
Ia juga berbagi cerita pribadi tentang keluarganya. "Papa aku udah meninggal 2023 dan mama aku ga menerima aku dari kecil kak, jadii aku sendirii. tapi sekarang lagi pulkam karena disini ada sepupu aku yang bisa ngehibur aku, ada om tante aku juga, jadi setidaknya aku ga sendiri biar ga gila🥹🥹," lanjutnya.
Wolipop menghubungi langsung pemilik akun TikTok tersebut untuk mengonfirmasi kisah pilu yang tengah viral ini. Wanita tersebut bernama lengkap Dyana Axera Zylva Lyn, atau yang akrab disapa Axera. Gadis berusia 22 tahun ini membenarkan bahwa seluruh cerita yang diunggahnya adalah kisah nyata yang menimpa dirinya sendiri.
Sebagai anak tunggal, Axera mengaku harus menghadapi badai kekecewaan ini sendirian dengan hati yang lapang. Ia menceritakan bahwa keputusannya untuk mundur dan merelakan tanggal pernikahan tersebut diambil demi pertanggungjawaban moral mantan kekasih kepada wanita lain.
“Cerita soal postingan itu tuh tentang aku yang membiarkan calon suami aku dan perempuan lain menikah di acara yang seharusnya milik kami. Perselingkuhan, itu alasan pertama kenapa aku dan dia tidak jadi menikah. Karena dia harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan apa yang telah dia lakukan ke perempuan lain, jadi aku mengalah,”
Axera menambahkan bahwa kekecewaannya terasa berkali‑kali lipat lebih berat karena sang mantan kekasih selama ini dikenal sebagai pria yang sangat baik, lembut, dan penuh perhatian. Bahkan, ia sempat melihat figur almarhum ayahnya di dalam diri pria tersebut sebelum pengkhianatan besar itu terungkap.
“Dia itu pria yang baik, sangat baik, dia manis, perhatian, lembut. Dia gak pernah melontarkan kata kasar ke aku selama kita punya hubungan. Berantem sih pasti pernah, tapi aku dan dia selalu punya cara untuk terus memperbaiki diri sampai akhirnya memutuskan untuk menikah,”
Ia juga berbagi perasaan ketika mengetahui semua kebenaran. “Saat aku tau segalanya, aku aja kaget.. dia yang nggak pernah melukaiku sedikitpun, bisa-bisanya tiba‑tiba melukai sehebat itu. Sebelum dia melakukan kesalahan itu, dia mirip sekali dengan almarhum papaku; baik, lembut, romantis. Tapi yang kita semua tahu bahwa semua manusia selalu punya potensi untuk berubah. Saat aku tau semuanya, aku nggak marah, tapi justru saat itu aku berada di titik kecewa paling berat,”
Setelah semua kejadian, Axera tetap melanjutkan hidupnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan tetap terbuka pada dukungan dari teman dan keluarga. Ia juga mengajak orang yang mengalami hal serupa untuk pulih dan melanjutkan hidup sebagaimana mestinya.
Kesimpulannya, kisah ini menyoroti betapa sulitnya menghadapi pengkhianatan dalam hubungan, sekaligus menunjukkan keteguhan hati seseorang yang memilih untuk tidak membiarkan luka menjadi beban yang tak teratasi. Meskipun ia harus menyesuaikan rencana hidupnya, ia tetap menunjukkan rasa empati dan kedewasaan dalam menghadapi situasi yang sulit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Kepala Bapanas: Stok Beras 5,3 Juta Ton, Tidak Ada Kelangkaan
Palembang Siapkan Zona UMKM Kuliner, BRI Bantu Tenda Seragam
Bangunan Gudang Trotoar Bandung Jadi Parkir Mobil Diperbongkar
Polres Gianyar Patroli 12 Jalan, Hindari Balap Liar
Lingga Prasasti Abad ke-9 di Klaten: Palyangan Menjadi Fokus
Polres Gianyar Gelar Lomba Suara Burung Piala Kapolres 2026
Bacaan Yasin Tiga Kali 1 Muharram: Praktik dan Manfaat
Sangkala, Maros, Wafat di Makkah; Menteri Hadiri Duka
