PNM Tambah Komisaris Baru, Fokus Pemberdayaan Perempuan

Yuli S. · 3 min baca · 1 jam lalu · 37 dibaca
Bisik.id
PNM Tambah Komisaris Baru, Fokus Pemberdayaan Perempuan

Gambar atau konten salah?

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) baru saja menegaskan kembali komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan prasejahtera dengan melakukan penyesuaian struktur organisasi dan memperkuat kepemimpinan di berbagai lini. Tiga nama baru kini masuk ke jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. Dua di antaranya, Marsudi Syuhud dan Temmy Satya Permana, akan memegang posisi Komisaris, sementara L. Dodot Patria Ary Suprianto ditunjuk sebagai Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan. Di sisi manajemen, Kindaris tetap berperan sebagai Direktur Utama dan Sunar Basuki menjadi Wakil Direktur Utama.

Perubahan ini tidak hanya sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari strategi menanggapi tantangan yang semakin kompleks. PNM, yang memiliki mandat membina jutaan perempuan pengusaha mikro, menyesuaikan struktur agar lebih responsif terhadap dinamika ekonomi dan kebutuhan sosial. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi organisasi dalam menghadapi persaingan dan memperluas dampak positif bagi masyarakat.

Di tengah perubahan lanskap ekonomi, digitalisasi, serta tuntutan efisiensi dan tata kelola yang semakin tinggi, PNM tidak hanya memperbarui struktur organisasi, tetapi juga memperkuat fondasi kepemimpinan yang mampu mengawal transformasi jangka panjang. Direktur Utama PNM, Kindaris menegaskan bahwa transformasi tidak dapat hanya bertumpu pada perubahan sistem maupun proses bisnis. Menurutnya, faktor penentu keberhasilan organisasi justru terletak pada kualitas manusianya.

“Di tengah berbagai perubahan yang terjadi, PNM terus melakukan penguatan dan pembaruan di berbagai aspek organisasi. Namun pada akhirnya, perubahan yang paling menentukan adalah perubahan pada manusianya, bagaimana kita terus belajar, beradaptasi, membuka diri terhadap cara berpikir baru, dan bertumbuh menjadi pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi perusahaan ini,” kata Kindaris dalam keterangan tertulis pada 06 Juni 2026.

Kindaris menambahkan bahwa kepemimpinan di PNM harus mampu menjaga keseimbangan antara profesionalisme korporasi dan empati terhadap masyarakat yang dilayani. “Kita bekerja dengan hati. Kita hadir untuk memberdayakan. Kita tumbuh bersama jutaan perempuan prasejahtera yang setiap harinya berjuang untuk keluarganya. Oleh karena itu, setiap keputusan yang kita ambil sebagai pemimpin harus selalu berpijak pada empati, keteladanan, dan keberpihakan pada kemajuan bersama,” ujarnya.

Perubahan status perusahaan menjadi Persero menambah beban tanggung jawab bagi PNM. Perubahan tersebut menuntut perusahaan menjadi lebih adaptif, agile, dan mampu menjawab ekspektasi pemegang saham sekaligus menjaga mandat pemberdayaan. Kindaris optimistis bahwa modal terbesar PNM tetap terletak pada budaya gotong royong dan kolaborasi yang telah tumbuh selama lebih dari dua dekade. “Perjalanan ke depan tentu tidak selalu mudah. Akan ada target yang harus dicapai, perubahan yang harus dijalankan, dan tantangan yang harus diselesaikan. Namun saya percaya, dengan semangat kolaborasi dan budaya saling menguatkan yang selama ini menjadi kekuatan PNM, kita akan mampu melewati setiap proses transformasi dengan baik,” ujarnya.

Transformasi di PNM tidak sekadar perubahan struktur organisasi atau pergantian jabatan. “Lebih dari itu, transformasi adalah upaya membangun organisasi yang semakin relevan, tangguh, dan mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi jutaan keluarga Indonesia yang menjadi bagian dari perjalanan pemberdayaan PNM,” tutup Kindaris.

Dengan menempatkan manusia sebagai inti perubahan, PNM menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang bergantung pada kualitas kepemimpinan dan budaya kerja yang adaptif. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi PNM sebagai lembaga keuangan sosial yang tidak hanya memenuhi target bisnis, tetapi juga menciptakan dampak nyata bagi perempuan prasejahtera dan keluarga mereka di seluruh Indonesia.

PT Permodalan Nasional MadaniPemberdayaan perempuanStruktur organisasiKepemimpinanTransformasiEmpatiLembaga keuangan sosial

Komentar

Memuat komentar...