Prabowo Peringatkan Perusahaan Soal Aturan Lahan
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan pengelolaan lahan. Tujuannya jelas: mencegah kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi.
Menurut Prabowo, masih ada perusahaan yang abai terhadap kewajiban mereka. Padahal aturannya sudah jelas. Perusahaan harus menyediakan menara pemantau. Mereka juga wajib membangun embung, yaitu tempat penampungan air. Selain itu, tim pemadam kebakaran yang berasal dari karyawan sendiri juga harus dibentuk.
"Perusahaan, kita sudah ada ketentuan ya, sudah ada kewajiban-kewajiban ya. Tiap 5 hektar harus ada menara. Tiap sekian hektar harus ada embung, tiap sekian, sudah ada regulasinya. Dan Anda harus punya tim pemadam kebakaran dari karyawan Anda," ujar Prabowo dalam sebuah diskusi dengan akademisi. Acara itu disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada tanggal 25 September 2026.
Kepatuhan perusahaan terhadap aturan ini, kata Kepala Negara, masih beragam. Ada yang taat, ada juga yang tidak. Prabowo menegaskan akan menindak tegas perusahaan yang belum menjalankan kewajibannya. "Ada perusahaan yang patuh, ada perusahaan yang tidak. Ini harus kita tertibkan," tegasnya.
Pemerintah tidak hanya akan menertibkan perusahaan. Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap korporasi dan oknum yang diduga sengaja membakar lahan. Langkah ini diambil karena masalah kebakaran hutan terus berulang setiap tahun. Terutama di kawasan lahan gambut yang rawan terbakar.
"Kita akan selidiki terus korporasi-korporasi, oknum-oknum yang melakukan pembakaran sengaja. Yang pertama, kita harus koreksi regulasi. Itu nanti kita harus tegas," kata Prabowo.
Untuk masyarakat biasa yang membutuhkan lahan, Prabowo punya pesan berbeda. Ia meminta agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar. Pemerintah, menurutnya, siap membantu. Mulai dari menyiapkan lahan hingga menyediakan pompa air.
"Kalau Anda butuh lahan, lapor, kita buatkan lahan untuk kalian. Kita siapkan pompa untuk kalian. Kita ingin rakyat kita sejahtera. Tidak mungkin kita mau celakakan rakyat kita, oke. Tapi korporasi, ah ini lain," tutup Prabowo.
Pernyataan Presiden ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani kebakaran hutan. Ada pembedaan pendekatan: tegas terhadap korporasi yang melanggar, namun tetap memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan lahan. Kebakaran hutan dan lahan memang menjadi masalah tahunan yang kompleks, melibatkan banyak pihak dan kepentingan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait