Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman

Nita W. · 2 min baca · 1 jam lalu · 34 dibaca
Bisik.id
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman

Gambar atau konten salah?

Prabowo Subianto menegaskan bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang khusus untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan gizinya. Ia menekankan bahwa memberi makan kepada orang miskin adalah hal yang sakral.

Dalam pernyataannya, Prabowo mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam program MBG agar tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya diri sendiri. Ia menegaskan hal tersebut setelah dua mantan pejabat BGN, Dadan Hindayana dan Sony Sonjaya, serta Lodewyk Pusung, ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait MBG.

Pengumuman tersebut disampaikan di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pengelola dapur MBG, dan mitra program. Acara ini berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026 di Sentul International Convention Center, Jawa Barat.

Prabowo membuka pidato dengan kata‑kata berikut: Saudara-saudara, masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi. Makan paling gampang dikorupsi. Ia menegaskan bahwa makanan bagi yang kurang mampu tidak boleh menjadi alat keuntungan.

Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan porsi MBG. Contohnya, untuk menu ayam, satu ekor ayam tidak boleh dipotong menjadi lebih dari 14 potong. Menurutnya, mengurangi porsi akan membuat anak-anak yang menerima manfaat ini kecewa.

Prabowo menyebut tindakan mengurangi porsi sebagai perbuatan dosa. Ia mengutip: Kalau potong lebih dari 14 dosa, dosa, berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa? Betul? Nanti saya minta ya Menteri Pendidikan, Mendikdasmen, minta kepala‑kepala sekolah, guru‑guru, anak‑anaknya suruh lapor, ayamnya kecil atau besar. Kalau perlu secara random difoto dan ditimbang.

Selama acara, Prabowo juga mengungkapkan bahwa masih ada menu telur dadar yang tidak sesuai standar. Ia meminta agar olahan telur hanya disajikan dalam bentuk rebus atau ceplok.

Ia menambahkan: Kalau telur dadar, saya sudah lama jadi orang Indonesia, kalau telur dadar nanti dicampur macam‑macam itu. Iya kan? Tepungnya lebih banyak dari telurnya. Jadi telur harus utuh ceplok atau rebus. Ia menekankan agar bahan makanan tetap utuh dan tidak dicampur bahan tambahan berlebih.

Dengan semua pernyataan tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas program MBG dan memastikan manfaatnya sampai kepada anak-anak Indonesia tanpa adanya praktik korupsi atau penyelewengan.

Prabowo SubiantoMakan Bergizi Gratis (MBG)korupsiporsianak‑anaktelur dadarintegritasmakanan

Komentar

Memuat komentar...