Prancis Banding Kartu Kuning Olise

Eko P. · 2 min baca · 1 jam lalu · 4 dibaca
Bisik.id
Prancis Banding Kartu Kuning Olise

Gambar atau konten salah?

Timnas Prancis resmi mengajukan banding atas kartu kuning yang diterima Michael Olise. Keputusan ini diambil setelah federasi sepak bola Prancis (FFF) menilai bahwa wasit telah melakukan kesalahan saat memberikan hukuman tersebut.

Insiden terjadi saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di Philadelphia Stadium akhir pekan lalu. Olise terlibat perselisihan dengan gelandang Paraguay, Matias Galarza.

Menurut tayangan ulang setelah laga, Olise hanya memegang jersey Galarza. Bukan area kepala seperti yang diklaim wasit. Padahal, Olise kesal karena Galarza kerap bermain kasar sepanjang pertandingan, baik terhadap dirinya maupun rekan setimnya. Wasit menganggap Olise bertindak berlebihan karena memegang wajah Galarza, sehingga kartu kuning dikeluarkan.

Jika banding diterima, kartu kuning itu akan dihapus. Ini penting karena Olise berpotensi absen di semifinal jika mendapat kartu kuning lagi saat melawan Maroko di perempatfinal. Pertandingan itu akan berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2025 dini hari WIB. Tentu dengan catatan Prancis berhasil mengalahkan Maroko.

Keputusan mengajukan banding ini didorong oleh keberhasilan striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang lolos dari kartu merah. Kartu merah Balogun dicabut sehingga ia bisa bermain saat melawan Belgia di babak 16 besar. Pencabutan itu menuai kontroversi karena ada campur tangan Presiden AS Donald Trump.

Namun, laporan lain menyebut Prancis tidak terinspirasi oleh keberhasilan tim Amerika Serikat. Federasi sepak bola Prancis mengambil langkah ini secara independen berdasarkan bukti dari tayangan ulang pertandingan.

Dalam konteks yang lebih luas, kasus ini menunjukkan bagaimana teknologi tayangan ulang dapat memengaruhi keputusan federasi sepak bola. Baik Prancis maupun Amerika Serikat sama-sama memanfaatkan bukti visual untuk memperjuangkan hak pemain mereka.

bandingkartu kuningMichael OlisePrancisPiala Dunia 2026wasittayangan ulang

Komentar

Memuat komentar...