Real Madrid Tertarik Toni Kroos, Siap Jadi Pelatih?
Gambar atau konten salah?
Rumor bahwa Real Madrid sedang mendekati Toni Kroos untuk kembali ke klub telah beredar sejak beberapa waktu lalu. The Athletic melaporkan bahwa klub tersebut berencana menawarkan Kroos sebuah jabatan di struktur internal, sekaligus membuka pintu bagi kemungkinan menjadi pelatih di masa depan.
Menanggapi kabar itu, Kroos mengungkapkan bahwa ia sudah tutup buku dengan Los Blancos. Meski begitu, Real Madrid belum menyerah. Mereka masih mempertimbangkan untuk menempatkannya di salah satu posisi strategis klub, dengan harapan ia dapat berkontribusi lebih jauh di bidang taktik dan pelatihan.
Langkah ini tidak asing bagi klub, mengingat perjalanan Zinedine Zidane yang sebelumnya masuk ke jajaran klub, memulai kariernya melatih akademi, lalu akhirnya memimpin skuad utama. Hasilnya, Zidane membawa El Real meraih 11 gelar juara, termasuk tiga trofi Liga Champions dan dua trofi LaLiga.
Kroos menorehkan prestasi luar biasa selama masa bermainnya di Real Madrid, dari tahun 2014 hingga 2024. Ia mencatatkan 465 penampilan dan meraih 24 trofi. Sebagai gelandang tengah, ia dikenal mampu membaca permainan, mengatur tempo, dan menjadi pembeda tim.
Beberapa pihak internal di klub percaya bahwa Kroos memiliki potensi menjadi pelatih top di kemudian hari. Akankah langkah ini menjadi kenyataan?
Rumor ini menyoroti bagaimana klub besar dapat memanfaatkan pengalaman pemain senior untuk memperkuat struktur dan masa depan pelatihan, mengingat sejarah sukses yang pernah dicapai oleh mantan pemain seperti Zidane dan kontribusi luar biasa Kroos selama dua dekade terakhir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Persija Rekrut Gelandang Jepang Kyohei Yoshina
Bank Sumsel Babel OKU Selatan Tandatangani Kerja Sama Keuangan
Antrean BBM di Medan, Bobby Minta TNI Gantikan Sopir
Kumpulan Ide Ice Breaking Seru untuk MPLS 2025
10 Destinasi Wisata di Jakarta yang Mudah Dijangkau Naik KRL
Conor McGregor Kalah TKO 69 Detik dari Holloway
Manchester United Rekrut Andrey Santos dan Tielemans
Cermin Raksasa Rusia: Saat Malam Berubah Terang
