Ronaldo Tak Ucap Bismillah, Ini Kata Aslinya

Hari W. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Ronaldo Tak Ucap Bismillah, Ini Kata Aslinya

Gambar atau konten salah?

Banyak warganet yang salah paham soal apa yang diucapkan Cristiano Ronaldo sebelum menendang penalti saat Portugal melawan Kroasia. Bukan 'Bismillah', melainkan kalimat dalam bahasa Portugis.

Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Kroasia berlangsung di BMO Field pada 3 Juli 2026. Portugal menang tipis 2-1. Ronaldo menyumbang satu gol kemenangan lewat titik putih.

Video yang viral di media sosial memperlihatkan Ronaldo tampak menggumamkan sesuatu sebelum menendang penalti. Banyak yang mengira pemain berusia 41 tahun itu mengucapkan 'Bismillah'. Dugaan itu muncul dari pembacaan gerak bibir. Klaim ini mendapat dukungan luas dari warganet Arab Saudi.

Tapi warganet Portugal punya pendapat berbeda. Mereka yakin Ronaldo mengucapkan kalimat dalam bahasa ibunya. Kalimat itu adalah 'Vais marcar; vais marcar'. Artinya, 'Kamu akan mencetak gol; kamu akan mencetak gol'.

Di platform X (dulu Twitter), ada Community Notes yang meluruskan misinformasi ini. Catatan itu muncul di unggahan yang menyebut Ronaldo mengucapkan 'Bismillah'. Community Notes mengingatkan warganet untuk tidak menganggap klaim itu sebagai fakta. Skenario yang paling mungkin, menurut catatan itu, adalah Ronaldo berkata 'Vais marcar, vais marcar' dalam bahasa Portugis.

Ini bukan kejadian pertama. Ronaldo sudah lama punya kebiasaan mengucapkan kalimat itu untuk memotivasi diri sendiri. Ia pernah melakukan hal yang sama sebelum menendang penalti di pertandingan Liga Arab Saudi antara Al Nassr melawan Al Najma pada April 2026.

Bahkan pada tahun 2024, saat Timnas Portugal melawan Republik Ceko, Ronaldo juga kedapatan mengucapkan 'Vais marcar' sebelum mengambil tendangan bebas. Jadi, kebiasaan ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Bukan soal agama, melainkan soal motivasi pribadi dalam bahasa Portugis.

Kesalahpahaman di media sosial memang sering terjadi. Gerakan bibir yang mirip bisa ditafsirkan berbeda oleh orang dari latar belakang berbeda. Dalam kasus ini, konteks budaya dan bahasa Ronaldo sebagai orang Portugal menjadi kunci untuk memahami apa yang sebenarnya ia ucapkan.

Cristiano RonaldoBismillahVais marcarpenaltiPortugalKroasiamisinformasi

Komentar

Memuat komentar...