Wallpaper Anime di Steam Ternyata Sarang Malware

Nita W. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Wallpaper Anime di Steam Ternyata Sarang Malware

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Para pelaku kejahatan dunia maya tidak pernah berhenti mencari cara baru untuk melancarkan serangan mereka. Bahkan hal yang tampaknya sepele, seperti gambar latar atau wallpaper, kini bisa menjadi alat berbahaya untuk menyebarkan virus dan program jahat.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky baru-baru ini menemukan malware yang menyamar sebagai wallpaper animasi untuk komputer. Wallpaper yang sudah terinfeksi ini ternyata telah diunduh ribuan kali oleh pengguna melalui Steam Workshop. Steam Workshop adalah platform komunitas yang menjadi bagian dari aplikasi game populer, Steam, untuk PC. Di platform ini, para pengguna bisa saling berbagi konten buatan sendiri, seperti wallpaper, modifikasi game, skin karakter, peta, dan berbagai tambahan konten lainnya untuk game dan aplikasi.

Yang menarik, Steam Workshop juga memungkinkan para pemain game untuk menggunakan Wallpaper Engine. Ini adalah aplikasi khusus untuk mengubah tampilan desktop yang tidak hanya mendukung gambar diam. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa memasang video, animasi yang bisa berinteraksi, hingga aplikasi kecil sebagai wallpaper di layar komputer mereka.

Di sinilah letak masalahnya. Para peretas memanfaatkan aplikasi wallpaper ini sebagai alat untuk menyebarkan berbagai jenis malware. Jenis virus yang disebarkan beragam, mulai dari backdoor yang membuka akses jarak jauh ke komputer korban, hingga cryptojacker yang diam-diam menggunakan sumber daya komputer untuk menambang mata uang kripto. Salah satu contoh yang paling menonjol adalah backdoor DarkKomet. Virus jenis ini dirancang khusus untuk mencuri informasi akun dan membajak sesi Steam yang sedang aktif.

"Kami menemukan puluhan wallpaper aplikasi berbahaya ini beredar di Steam Workshop, dan masing-masing sudah diunduh ribuan — atau bahkan puluhan ribu — kali," demikian pernyataan Kaspersky dalam laporan mereka, seperti dikutip dari TechRadar pada Minggu, 21 Juni 2026.

Meskipun Kaspersky tidak menyebutkan secara spesifik jenis wallpaper apa yang paling banyak disusupi malware, tangkapan layar yang mereka bagikan dalam laporannya menunjukkan bahwa sebagian besar wallpaper yang terinfeksi didominasi oleh gambar gadis anime.

Kaspersky menemukan bahwa malware ini berhasil disusupkan ke dalam wallpaper melalui dua cara. Pertama, malware tersebut dibundel atau digabungkan langsung ke dalam paket wallpaper. Kedua, malware disembunyikan di dalam arsip file yang dilindungi kata sandi. Begitu wallpaper berbasis aplikasi ini diinstal oleh pengguna, secara otomatis ia akan memicu muatan berbahaya yang ada di dalamnya untuk berjalan.

Penyebaran malware dengan metode ini ternyata sudah berlangsung sejak akhir tahun 2025. Sebagian besar korban yang terdampak berasal dari beberapa negara, yaitu China, Rusia, Singapura, Hong Kong, Jerman, Vietnam, India, dan Kanada.

Kaspersky baru mengungkapkan temuan ini setelah pihak Steam berhasil mengidentifikasi dan menghapus semua aplikasi wallpaper yang berbahaya dari platform mereka. Namun, meskipun sudah dibersihkan, pengguna tetap harus waspada. Para peretas kemungkinan besar sudah mengunggah wallpaper berbahaya baru yang belum terdeteksi.

Kejadian ini menunjukkan bahwa celah keamanan bisa muncul dari mana saja, bahkan dari fitur yang paling tidak terduga sekalipun. Platform berbagi konten seperti Steam Workshop, meskipun sangat berguna, tetap menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan program jahat mereka.

wallpapermalwareSteam WorkshopKasperskybackdoorcryptojackerDarkKomet

Komentar

Memuat komentar...