X‑59 Capai Mach 1,1, Rekor Supersonik di Pangkalan Edwards

Rudi H. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
X‑59 Capai Mach 1,1, Rekor Supersonik di Pangkalan Edwards

Gambar atau konten salah?

Pesawat supersonik X‑59, hasil kerja sama antara NASA dan Lockheed Martin, mencatat rekor baru pada 14 Juni 2026. Untuk pertama kalinya, pesawat ini menembus kecepatan suara, mencapai Mach 1,1 atau sekitar 1 147 kilometer per jam. Suara yang terdengar hanyalah dentuman kecil, bukan benturan keras.

Uji coba berlangsung pada 5 Juni 2026 di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California. Pilotnya, Jim Less alias Clue, mengendalikan X‑59 selama kurang lebih 81 menit. Dalam waktu itu, pesawat menembus kecepatan Mach 1,1 pada ketinggian 43 400 kaki, setara 13 200 meter. Selama penerbangan, X‑59 diikuti oleh jet tempur F‑15, menandai kolaborasi antara teknologi militer dan penelitian NASA.

Meskipun berhasil melewati uji penting ini, kemampuan X‑59 sebagai pesawat supersonik senyap masih belum terdefinisi secara lengkap. NASA merencanakan pengujian lanjutan pada akhir 2026, yang diprediksi akan memperlihatkan kemajuan lebih lanjut dalam pengurangan kebisingan. X‑59 pertama kali diperkenalkan ke publik pada 1 Januari 2024, setelah menerima hibah sebesar USD 248 juta dari NASA pada 2018.

Desain X‑59 unik. Gelombang kejut dipisahkan sepanjang badan pesawat, bukan terkonsentrasi di hidung. Pendekatan aerodinamis ini membuat suara ledakan yang biasanya keras menjadi lebih lembut dan tersebar. NASA menyebutnya langkah penting menuju izin penerbangan supersonik komersial di masa depan.

Jika berhasil, penumpang bisa menempuh jarak antara Los Angeles dan New York City dalam waktu kurang dari tiga jam, dibandingkan dengan lima hingga enam jam saat ini. Namun, NASA belum mengungkapkan tingkat desibel ledakan sonik pertama X‑59.

Selain potensi komersial, teknologi supersonik senyap memiliki aplikasi militer yang jelas. Pesawat ini dapat membuat misi rahasia lebih sulit dideteksi. NASA berencana menjalankan uji penerbangan “kondisi misi” pertama X‑59, yang akan mencapai kecepatan Mach 1,4 pada ketinggian 55 000 kaki, setara 17 000 meter, dalam beberapa minggu mendatang.

Dengan kombinasi teknologi aerodinamis canggih dan dukungan dana besar, X‑59 menandai langkah penting dalam evolusi penerbangan supersonik. Keberhasilan uji coba ini membuka peluang bagi penerbangan cepat di masa depan, sekaligus memperluas pemahaman tentang bagaimana suara kejut dapat dikendalikan. Perkembangan selanjutnya akan menunjukkan sejauh mana X‑59 dapat mengurangi kebisingan dan memenuhi standar keamanan serta kenyamanan bagi penumpang dan lingkungan.

X‑59supersonikNASALockheed MartinMach 1,1pengurangan kebisinganpenerbangan komersial

Komentar

Memuat komentar...