Gambar atau konten salah?
Busan kini menjadi sorotan utama, menyaingi Seoul berkat kehadiran BTS dan para penggemarnya.
Permintaan akomodasi di kota ini melonjak 218 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada awal Juni. Peningkatan ini tercatat pada 13 Juni 2026, saat konser BTS menjadi faktor utama.
Data dari All My Tour, penyedia solusi bedbank di Korea Selatan, menunjukkan bahwa pemesanan di luar Seoul mencapai 34 persen dari total pada minggu kedua Juni. Angka ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Busan menunjukkan pertumbuhan terbesar. All My Tour mengaitkan tren ini dengan konser BTS World Tour Arirang yang berlangsung di kota pesisir pada hari Jumat dan Sabtu. Konser tersebut menarik ribuan pengunjung, memicu permintaan hotel dan penginapan.
Provinsi Gangwon juga tidak kalah. Daerah ini mencatat pertumbuhan pesat berkat tren media sosial “sigol”, istilah Korea yang berarti pedesaan. Analisis terbaru menunjukkan pemesanan akomodasi di wilayah tersebut pada bulan Juni melonjak lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pulau Jeju mencatat kenaikan 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lanskap alam yang unik dan ragam pengalaman budaya lokal menjadi pemicu utama meningkatnya permintaan wisatawan di pulau tersebut.
Melihat destinasi di luar Seoul semakin populer, All My Tour mengambil langkah strategis dengan memperkuat kontrak langsung bersama hotel dan memperluas lini produk paket wisata. Perusahaan ini juga memanfaatkan kolaborasi dengan mitra di industri K‑pop dan penyelenggaraan acara global.
Infrastruktur akomodasi di Provinsi Gangwon dan Pulau Jeju sudah didorong sejak tahun lalu. Saat ini, All My Tour mendorong kerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk penyelenggara konser dan festival regional.
“Tren wisatawan asing kini bergeser ke arah masa inap jangka panjang berbasis konten, yang menekankan pada peran berbagai aktivitas seperti konser K‑pop, pengalaman alam, dan festival regional,” ujar seorang pejabat dari All My Tour.
“Karena kami melihat fenomena ini bukan sekadar tren sesaat melainkan sebuah reformasi struktural, kami akan terus melanjutkan kerja sama dengan setiap wilayah serta meluncurkan berbagai produk dan promosi paket wisata baru,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, lonjakan pemesanan di Busan, Gangwon, dan Jeju menandai pergeseran signifikan dalam pola wisata Korea. Fokus pada acara musik, pengalaman alam, dan budaya lokal menjadi kunci menarik wisatawan asing, sementara perusahaan perjalanan berusaha menyesuaikan penawaran mereka agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sumur Puter di Kudus: Mitos Kembalikan Barang Hilang
Piala Dunia 2026: 8 Tim MENA Tingkatkan Pariwisata Global
Panda Raksasa Lahir di Indonesia, Buktikan Kerja Sama China
Hotel Xi'an Dibanjur 1200 Paket, Staff Lelah & Mengeluh
Bandung Zoo Pindah ke Faunaland, Harga Tiket Dipantau
Bandara Changi Tayang Semua Pertandingan Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Lebar Jalan Calang‑Simpang Peut 3,35 km, Selesai Sep 2026
Losari, Nganjuk: Potensi Paralayang Terabaikan, Butuh Dana
Mandi Taubat 1 Muharram 1448 H: Momen Bersih Tahun Baru
Doa Awal Tahun 1 Muharram 1448 H: Perlindungan dan Berkah
Pelatihan Excel Akuntansi Reguler Batch 7: Praktis di EVL
Ekonomi Utara: Tifatul Fokus Karimun sebagai Pusat Pertumbuhan
