Gambar atau konten salah?
Tim nasional Uruguay, yang dipimpin oleh pelatih Marcelo Bielsa, mengalami keterlambatan di Meksiko karena masalah penerbangan. Mereka sempat menunggu pesawat pengganti sebelum akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Miami.
Perjalanan dimulai ketika tim berangkat dari Cancun pada Minggu sore. Namun, pesawat yang dijadwalkan tidak mendapat izin masuk wilayah Amerika Serikat. Media menyebut masalah tersebut terkait dokumen perizinan pesawat. Akibatnya, Uruguay harus menunggu pesawat lain untuk membawa seluruh rombongan ke Miami.
Federasi Sepakbola Uruguay (AUF) menyatakan bahwa keterlambatan tersebut berada di luar kendali mereka. AUF mengutip pernyataan resmi yang mengatakan, “Karena masalah yang berada di luar kendali AUF, keberangkatan dari Meksiko mengalami penundaan. Saat ini skuad beristirahat di hotel, FIFA telah menetapkan jadwal keberangkatan baru pada pukul 16.15.”
Juru bicara AUF menambahkan bahwa tanggung jawab atas keterlambatan tersebut berada di tangan FIFA. FIFA menjelaskan bahwa kendala teknis pada pesawat yang semula dijadwalkan membawa tim Uruguay ke Amerika Serikat menjadi penyebab masalah.
Situasi ini membuat waktu persiapan Uruguay menjelang laga perdana semakin terbatas. Mereka dijadwalkan menghadapi Arab Saudi di Miami pada Senin pukul 18.00 waktu setempat. Penundaan juga berpotensi mengganggu agenda resmi tim sebelum pertandingan.
Marcelo Bielsa dan bek Jose Maria Gimenez sebelumnya dijadwalkan menghadiri konferensi pers pada Minggu malam. Agenda tersebut semula berlangsung pukul 18.45, namun kemudian diundur menjadi pukul 20.00 waktu setempat. Jika konferensi pers dibatalkan, Uruguay berpotensi menghadapi sanksi dari FIFA karena tidak memenuhi kewajiban media yang telah ditetapkan selama turnamen.
Setelah menunggu beberapa jam, AUF mengunggah foto para pemain yang mulai naik ke pesawat menuju Miami sekitar pukul 17.40 waktu setempat. Dengan demikian, Uruguay akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menjalani laga perdana mereka melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi logistik bagi tim internasional. Keterlambatan penerbangan dapat mengganggu persiapan dan jadwal pertandingan, menambah tekanan pada pemain dan staf teknis. Meskipun masalah teknis di pesawat dapat dianggap biasa, dampaknya terasa cukup signifikan bagi tim yang harus bersiap menghadapi kompetisi tingkat dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
BRIN Gandeng Modiva, Riset Antiperspiran Alami
Prabowo Umumkan Program Tukar Tambah Motor Listrik
Icomex Bursa Komoditas RI, Siap Operasi 2027
Prabowo Canangkan Bursa Mineral RI, Target Beroperasi 2027
Insentif Motor Listrik 1 Juta Unit Menanti PMK
6 dari 9 Terminal BBM Flores Beroperasi Pascagempa
Freeport Target Setor Rp 100 Triliun per Tahun ke Negara
Pertamina Potong Rp81 Per Liter BBM untuk NTT
Freeport Ajukan IUPK Baru, Operasi Tambang Terancam Berhenti 2041
Freeport Lepas 12% Saham Gratis ke RI, Berlaku 2041
