Danantara: 122 Investor Asing Yakinkan Pasar, Naik 4,12%
Gambar atau konten salah?
Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), mengumumkan bahwa ia telah melakukan roadshow di Jakarta untuk bertemu dengan 122 investor asing yang berinvestasi di pasar modal Indonesia. Pertemuan ini bertujuan menghilangkan persepsi negatif terhadap prospek ekonomi Indonesia. Pada Senin, 15 Juni 2026, indeks saham Indonesia menguat 4,12 % mencapai level 6.254,96, sementara rupiah naik 0,85 % hingga Rp 17.708 saat penutupan perdagangan.
"Momentum pada saat kita roadshow ini kan sebetulnya keadaan masih lagi tidak bagus gitu, tetapi begitu kita sampaikan dan ini korelasinya sebetulnya sangat kuat, karena yang kita ketemu ini kurang lebih 122 investor dan mereka ini adalah yang berinvestasi di pasar modal kita di Indonesia ini juga," ujar Rosan dalam keterangan persnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, pertemuan tersebut membantu mengembalikan optimisme investor asing terhadap pasar keuangan Indonesia. Sebelumnya, banyak investor asing ragu karena persepsi buruk tentang kebijakan ekonomi nasional. Rosan menekankan bahwa Danantara dan kebijakan pemerintah telah membalik momentum negatif tersebut.
"Nah pada saat mereka melihat bahwa, oh ternyata apa yang dilakukan dalam hal ini Danantara dan juga kebijakan-kebijakannya, ini membalikan momentum yang ternyata persepsi yang ada itu persepsi yang, mohon maaf, mungkin tadinya mereka ragu-ragu mengenai ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita, tapi setelah mereka lihat, oh Indonesia kita merespon secara baik dan benar," tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kredibilitas dalam penyampaian informasi. "Yang paling penting yang kita lihat juga adalah kredibilitas daripada kita menyampaikan dari Danantara ini itu diterima mereka dengan baik. Memang tanya jawabnya kenceng, tanya jawabnya sangat kenceng," jelas Rosan.
Rosan mengakui bahwa pasar modal Indonesia sering dipengaruhi oleh persepsi, namun ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi jangka panjang tetap kuat. Ia menutup pidatonya dengan keyakinan bahwa kondisi pasar akan tetap stabil meski mengalami fluktuasi kecil.
"Ya, insyaAllah ini menjadi momen yang baik ke depannya dan saya yakin momen ini akan terus terjaga. Kalau ada ups and downs sedikit itu normal begitu ya, kalau ada ups and downs sedikit itu normal. Begitu ini marketnya naik, ini kan boleh dibilang naik kenceng ya, pasti nanti ada beberapa hari turun sedikit, terus naik lagi, that's very normal gitu," tutupnya.
Ringkasnya, CEO Danantara menegaskan bahwa roadshow ini berhasil menurunkan ketidakpastian investor asing, sekaligus menegaskan kembali kekuatan fundamental pasar modal Indonesia. Dengan 122 investor yang hadir, pesan positif tentang kebijakan ekonomi dan respons pemerintah diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasar ke depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Naik 4,1% Menutup 6.254,96, LQ45 Menaik 4,56% di BSE
Danantara Jual Obligasi Global US$1,5 Miliar, Oversubscription 3x
Danantara Kumpulkan US$1,5 Miliar Obligasi, 3x Oversubscribe
Rupiah Menguat, Tutup Rp 17.708 per Dolar Senin, 15 Juni
IHSG Naik 5,03% Berkat Damai US‑Iran dan Penurunan Minyak
ULN Indonesia 01 April 2026: Pertumbuhan 1,9% Publik Lebih Besar
Berita Terbaru
ESDM Usulkan Rp 815,56 Miliar Kompor Listrik, Kurangi Impor LPG
Suzuki Grand Vitara: Fitur Kenyamanan di Perjalanan Panjang
Jakarta Bebas Ganjil Genap Selasa 16 Juni 2026 1 Muharram
Neuer Usia 40 Tampil, Raih Tiga Rekor di Piala Dunia 2026
FIFA Perkenalkan Teknologi Offside AI di Piala Dunia 2026
Telkomsel Bundling Fola Play, Akses Piala Dunia 2026
Pagu Anggaran 2027 ESDM Rp 27,33 Triliun, 82% ke Infrastruktur
Jasa Penjor Badung Jadi Solusi Cepat Galungan Kuningan
