1 Muharram 1448 H Jatuh 16 Juni 2026, Tanggal Merah

Agus P. · 2 min baca · 19 jam lalu · 37 dibaca
Bisik.id
1 Muharram 1448 H Jatuh 16 Juni 2026, Tanggal Merah

Gambar atau konten salah?

Umat Islam akan segera menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah, yang juga dikenal sebagai Tahun Baru Islam. Untuk menyiapkan diri, penting mengetahui kapan tepatnya peristiwa ini terjadi.

Kalender Hijriah dan kalender Masehi tidak berjalan bersamaan. Tahun baru Masehi dimulai pada tengah malam, sedangkan pergantian tahun Hijriah dimulai pada waktu Maghrib. Karena itu, tanggal 1 Muharram biasanya jatuh pada sore hari, bukan pada tengah malam.

Menurut kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, 1 Muharram 1448 Hijriah akan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Pergantian dari Dzulhijjah 1447 H ke Muharram 1448 H terjadi pada 15 Juni 2026 pada waktu Maghrib.

Apakah akan ada libur nasional pada hari tersebut? Pemerintah telah menetapkan 16 Juni 2026 sebagai tanggal merah. Namun, libur ini hanya berlangsung satu hari, tanpa adanya cuti bersama.

Meski hanya satu hari, 1 Muharram 2026 jatuh di awal pekan. Hal ini memberi kesempatan bagi warga yang memiliki cuti tahunan untuk memperpanjang liburan. Jika seseorang mengambil cuti pada Senin, 15 Juni 2026, maka ia dapat menikmati libur sepanjang 4 hari berturut-turut. Rincian jadwalnya sebagai berikut:

  • Sabtu, 13 Juni 2026: Akhir pekan
  • Minggu, 14 Juni 2026: Akhir pekan
  • Senin, 15 Juni 2026: Hari cuti tahunan
  • Selasa, 16 Juni 2026: Libur nasional

Setelah 1 Muharram, masih ada beberapa tanggal merah tersisa di tahun 2026. Berikut daftar sisa libur nasional:

  • Senin, 17 Agustus 2026: Proklamasi Kemerdekaan
  • Selasa, 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Jumat, 25 Desember 2026: Kelahiran Yesus Kristus

Dengan informasi ini, warga dapat merencanakan kegiatan dan cuti mereka dengan lebih baik. Menyambut Tahun Baru Islam menjadi kesempatan untuk merenung dan bersiap menghadapi tahun baru dalam kalender Islam.

1 Muharram 1448 HijriahTahun Baru IslamKalender HijriahTanggal merahLibur nasionalKementerian AgamaMaghrib

Komentar

Memuat komentar...