5 Perusahaan Siap IPO, Target Dana Rp 2,028 Triliun

Dwi H. · 2 min baca · 2 jam lalu · 25 dibaca
Bisik.id
5 Perusahaan Siap IPO, Target Dana Rp 2,028 Triliun

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lima perusahaan tengah mengantre untuk melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Total nilai emisi dari kelima perusahaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 2,028 triliun.

"5 perusahaan, perkiraan emisinya di atas Rp 2 triliun, Rp 2,028 triliun," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2 Oktober 2026).

Hingga saat ini, realisasi penghimpunan dana di pasar modal sudah menembus angka Rp 169,5 triliun. Selain itu, masih ada pipeline penawaran umum untuk seluruh instrumen investasi senilai Rp 27,61 triliun yang tengah berjalan.

Hasan memperkirakan ada potensi tambahan penghimpunan dana sekitar Rp 24 triliun hingga akhir tahun. Dana tersebut berasal dari penerbitan efek bersifat utang dan sukuk yang jatuh tempo dan berpotensi melakukan refinancing.

"Berarti masih ada peluang lah kita untuk bisa berharap mencapai angka target yang dicanangkan Rp 250 triliun dimaksud," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Hasan menyebut minat investasi di pasar modal dinilai masih kuat meski sepanjang tahun ini pasar menghadapi berbagai dinamika dan tekanan. Hal itu terutama terlihat dari pertumbuhan jumlah investor ritel domestik.

Setelah menembus 20 juta investor pada akhir tahun lalu, jumlah investor pasar modal kini telah mencapai 32,17 juta Single Investor Identification (SID). Artinya, jumlah investor bertambah lebih dari 12 juta dalam setahun.

"Kenaikan yang sangat impresif, dalam setahun naik lebih dari 12 juta dan ini belum sampai ke akhir tahun atau sampai saat ini sudah naik di angka 57,96%," jelas Hasan.

Target Rp 250 triliun memang masih cukup berat. Namun dengan adanya tambahan dana dari refinancing dan antrean IPO yang masih mengantre, peluang untuk mendekati angka tersebut masih terbuka. Pertumbuhan investor yang pesat juga menjadi modal berharga bagi pasar modal Indonesia ke depannya.

IPOOJKPasar ModalInvestorPenawaran Umum Perdana

Komentar

Memuat komentar...