AIIB Suntik Rp 303 Triliun ke Proyek Indonesia 2025-2029
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, baru saja mengamankan komitmen pendanaan besar dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Nilainya mencapai US$ 17 miliar, atau jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp 17.826 per dolar AS, jumlahnya setara dengan sekitar Rp 303,04 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa kepercayaan global terhadap kondisi fiskal Indonesia masih sangat kuat.
Informasi ini disampaikan langsung melalui unggahan resmi di akun Instagram milik Kementerian Keuangan, @menkeuri. Dalam unggahan tersebut, Purbaya menjelaskan bahwa dana sebesar itu akan digunakan untuk mendanai proyek-proyek pembangunan nasional. Proyek-proyek ini direncanakan berjalan dalam kurun waktu 2025 hingga 2029. "Komitmen pendanaan senilai US$ 17 miliar dari AIIB untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional selama periode 2025-2029," tulis akun @menkeuri, seperti dikutip pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Menurut Purbaya, komitmen ini merupakan salah satu hasil utama dari pertemuan bilateral yang digelar di Beijing, China. Dalam pertemuan itu, Menteri Keuangan bertemu langsung dengan jajaran pimpinan tertinggi AIIB. Selain membahas soal pendanaan, Purbaya juga mendapatkan sinyal positif mengenai rencana ekspansi AIIB di Indonesia.
Ekspansi yang dimaksud mencakup rencana pembukaan kantor perwakilan di Jakarta. Langkah ini diambil untuk mempererat koordinasi antara pihak AIIB dan pemerintah Indonesia. "AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek-proyek yang didukung oleh lembaga tersebut, sehingga semakin mempererat kemitraan strategis antara Indonesia dan AIIB," pungkas Purbaya.
Komitmen pendanaan sebesar ini menjadi sinyal kuat bahwa lembaga keuangan internasional masih melihat Indonesia sebagai mitra strategis yang layak didukung. Dengan adanya kantor perwakilan di Jakarta, proses koordinasi proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan diharapkan bisa berjalan lebih lancar dan efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
