Aldrin Ungkap Observasi Aneh di Bulan, Pentagon Buka Dokumen
Gambar atau konten salah?
Buzz Aldrin, astronot yang menjadi orang kedua menginjakkan kaki di Bulan pada misi Apollo 11, mengungkapkan tiga kejadian aneh yang ia alami bersama kru. Ia berbagi cerita ini pada sesi evaluasi teknis seminggu setelah mereka kembali ke Bumi pada 01 Juli 1969.
“Hal tak lazim pertama yang kami lihat, seingat saya, terjadi satu hari setelah perjalanan atau saat kami sudah cukup dekat dengan Bulan. Benda itu memiliki dimensi yang cukup besar, sehingga kami memantaunya dengan monokuler,” ungkap Aldrin. Para astronot berhipotesis bahwa objek tersebut mungkin merupakan wahana peluncur Saturn V.
Selanjutnya, Aldrin melaporkan pengamatan lain yang semakin menambah misteri. “Saya tak tahu apakah saya melihatnya di malam pertama, tapi saya yakin melihatnya di malam kedua. Saya sedang mencoba tidur dengan semua lampu kabin dimatikan. Saya mengamati sesuatu yang tampak seperti kilatan-kilatan cahaya kecil di dalam kabin, yang muncul dengan jeda beberapa menit,” jelasnya. Ia kini berusia 96 tahun.
Dalam perjalanan pulang, ia juga mencatat sebuah sumber cahaya terang. Sementara mereka menganggapnya mungkin sinar laser, tidak ada konfirmasi resmi. Pengamatan aneh serupa juga muncul pada misi bulan kedua, Apollo 12, yang diluncurkan pada 01 November 1969.
Dokumen yang baru dirilis pemerintah Amerika Serikat mengungkapkan bahwa para astronot memotret lima fenomena tak teridentifikasi di permukaan Bulan. Sebuah citra, yang telah dimodifikasi dan dirilis oleh Department of War, menampilkan cahaya terang mengambang di langit hitam di atas permukaan bulan.
Pentagon memulai pembukaan dokumen tersebut dan mengundang publik untuk menarik kesimpulan sendiri. “Berkas-berkas ini, yang selama ini disembunyikan di balik status rahasia negara, telah lama memicu spekulasi yang masuk akal dan kini saatnya rakyat Amerika melihatnya sendiri,” tegas Pete Hegseth, Menteri Perang.
Pengungkapan ini menambah lapisan baru pada sejarah luar angkasa. Meskipun belum ada penjelasan resmi, laporan Aldrin dan dokumen Pentagon menunjukkan bahwa misi Apollo 11 dan 12 mungkin menyaksikan fenomena yang belum dipahami sepenuhnya. Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi di sana.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cara Cek Sisa Umur HP Android Lewat Situs Endoflife
Amazon Resmi Luncurkan Layanan Internet Satelit, Tantang Starlink
Elon Musk Bantah Rumor SpaceX Buat Ponsel AI
Gelombang Panas Pacu Eropa Banjir-Banjir AC China
Planet Mirip Bumi Ditemukan, Tapi Radiasi Jadi Masalah
Meta Gunakan RAM DDR4 Bekas di Server AI Baru
Berita Terbaru
Berikut Jadwal Sholat 5 Juli 2026 di 38 Kabupaten/Kota Jatim
Australia Kena Getah Taruhan Berani pada Remaja
Andre Bantah Isu Hubungan Prabowo dan Jokowi Renggang
Henry dan Ibra Sepakat: Panggil Kane 'Sir Harry'
150 KK di Karangasem Krisis Air, PDAM Macet 3 Hari
Maroko Favorit Kalahkan Kanada di 16 Besar Piala Dunia
15 Poster 17 Agustus 2026 Gratis, Siap Cetak dan Unduh
Pires Peringatkan Prancis soal Jebakan Paraguay
Debutan Cape Verde Paksa Argentina ke Perpanjangan Waktu
