Anak 10 Tahun Tulis Surat Terima Kasih ke Presiden, Viral
Gambar atau konten salah?
Alkhakifi Muhamad Marfen adalah siswa kelas V di MI Darussalam, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Pada Senin, 18 Mei 2026, surat yang ditulisnya untuk Presiden RI Prabowo Subianto menjadi viral di media sosial. Surat tersebut berisi ucapan terima kasih atas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tersedia di sekolahnya.
Marfen menjelaskan bahwa ia menulis surat itu sendiri pada Maret 2026. Ia mengakui kesulitan merangkai kata, namun tetap berusaha. “Menulisnya sendiri, tapi kadang dibantu mama sama Om Darmawan. Waktu nulis juga sering salah, jadi banyak coret-coretannya,” ujarnya. Meski banyak koreksi, isi surat tetap jujur dan sederhana.
Dalam surat, Marfen mengekspresikan rasa syukur: “Makannya enak, teman-teman juga suka semua. Saya pengin bilang terima kasih sama Pak Presiden.” Ia menekankan bahwa program MBG memberikan manfaat nyata bagi para siswa.
Surat itu bukan bagian dari kegiatan sekolah maupun kiriman kolektif. Semua inisiatif datang dari Marfen sendiri, dengan bantuan keluarga. Saat Presiden melakukan kunjungan ke Nganjuk, Marfen sedang menempuh ujian. Akibatnya, pamannya, Darmawan, mengantarkan surat tersebut. “Waktu itu Marfen ujian, jadi saya yang mengantar suratnya ke Nganjuk saat ada kunjungan Presiden,” jelasnya.
Reaksi ibu Marfen, Fitri Maretan, sangat tak terduga. Ia mengaku tidak menyangka surat anaknya sampai ke tangan Presiden dan menjadi viral. “Awalnya saya kira biasa saja, nggak nyangka ternyata bisa sampai ke Presiden dan viral seperti ini,” kata Fitri. Ia menambahkan bahwa anak pertamanya dikenal suka belajar sejak kecil, dan semangatnya tumbuh berkat motivasi paman.
Fitri juga menegaskan kebanggaan keluarga. “Dia memang suka belajar. Kalau ada cita-cita atau keinginan biasanya serius. Saya juga terkejut ternyata benar-benar diwujudkan,” ucapnya. Ia berharap suatu saat Marfen dapat bertemu langsung dengan Presiden. “Harapannya tentu semoga nanti bisa ketemu langsung sama Pak Presiden,” pungkasnya.
Surat Marfen menunjukkan bagaimana inisiatif sederhana dapat menarik perhatian publik. Program MBG yang diimplementasikan di sekolahnya menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah dapat berdampak langsung pada kehidupan siswa. Keberhasilan surat ini juga menyoroti pentingnya komunikasi langsung antara warga dengan pejabat tinggi, sekaligus mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap upaya peningkatan kesejahteraan anak-anak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mahasiswa UINSA Dobrak Pagar, Tuntut Rektor
Tahura R Soerjo Petakan Titik Rawan Kebakaran
Inggris vs Argentina, Duel Klasik di Semifinal Piala Dunia 2026
Banjir Rob Rendam Sekolah di Surabaya, MPLS Tetap Jalan
Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
DLHKP Segel Saluran Limbah Mie Gacoan Pasuruan
Berita Terbaru
90 WNI Dideportasi dari Malaysia, Overstay Dominan
Mahasiswa UINSA Dobrak Pagar, Tuntut Rektor
BPBD Pinrang Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
DPRD Desak Penertiban Angkot Tak Layak Jalan
Tahura R Soerjo Petakan Titik Rawan Kebakaran
5 Cara Mudah Pilih Ikan Segar Sebelum Beli
Prabowo Terbitkan Inpres Selamatkan Gajah Sumatra dan Kalimantan
Kunjungan Wisman Capai 1,38 Juta di Mei 2026
Spanyol ke Final Usai Bungkam Prancis 2-0
