Ancelotti Jadi Pelatih Brasil, Siap Hadapi Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Carlo Ancelotti sudah dikenal sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman di dunia. Ia telah memenangkan banyak gelar domestik di Italia, Inggris, Spanyol, Jerman, dan Prancis selama dua dekade kariernya. Tim yang pernah ia pimpin antara lain AC Milan, Real Madrid, Chelsea, Paris Saint‑Germain, dan Bayern Munich.
Di Mei 2025, Ancelotti resmi diangkat menjadi pelatih timnas Brasil. Ini menjadi tugas pertamanya di level tim nasional, setelah lama berkarier di klub-klub besar.
Turnamen berikutnya, Piala Dunia 2026, akan menjadi ajang pertama Ancelotti bertanding bersama selecao. Pertandingan perdana mereka akan dihadiri di MetLife Stadium, East Rutherford, pada Minggu, 14 Juni 2026. Brasil akan menghadapi Maroko di Grup C, di waktu dini hari WIB.
“Ini pengalaman baru buat saya,” kata Ancelotti, seperti dilansir ESPN. “Ini sesuatu yang spesial. Jelas ada tanggung jawab yang besar. Sebuah kehormatan bisa mewakili negara sepakbola dan timnas paling sukses di dunia.”
“Ini adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab. Ini momen yang indah buat saya,” tambahnya.
Dengan pengalaman luas dan sejarah sukses, Ancelotti kini menantikan tantangan baru di Piala Dunia, membawa harapan bagi para penggemar Brasil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Timnas U-19 Indonesia Finis Ketiga Piala AFF 2026
Meksiko Menang 2-0, Tetap Rekor Tak Kalah di Laga Pembuka
Brasil Siap Piala Dunia 2026, Ancelotti Meningkatkan Harapan
Garuda Muda Kalahkan Kamboja 1-0, Posisi Ketiga AFF U-19
Timnas U-19 Indonesia Raih Posisi Ketiga, Kalahkan Kamboja 1-0
Indonesia U-19 Raih Posisi Ketiga Piala AFF U-19 2026
Berita Terbaru
Ancelotti Jadi Pelatih Brasil, Siap Hadapi Piala Dunia 2026
Indonesia Wakil Final Australian Open 2026, Tantangan China
160 Ribu Usulan Titik Internet Indonesia Menunggu Anggaran
Transmart Sale: Diskon 70% peralatan makan hingga 22.00
17 Mobil Volkswagen Safari Berbaris di Taman Kerta Gosha
Banda Aceh Serahkan Ambulans Toyota Hiace di Posyandu
Menteri Kesehatan Batasi Kenaikan Harga Obat 20% di Jakarta