Antrian SPBU Naik, Pemerintah Jamin Harga BBM Tetap Stagnan

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Antrian SPBU Naik, Pemerintah Jamin Harga BBM Tetap Stagnan

Gambar atau konten salah?

Bandung, 31 Maret 2026 – Kabar tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang 01 April 2026 menimbulkan gelombang keresahan di kalangan masyarakat. Antrian panjang di beberapa SPBU menjadi bukti nyata ketakutan publik, meski pemerintah sudah menegaskan tidak ada kenaikan harga dalam waktu dekat.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, menanggapi situasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah untuk meredam keresahan yang sudah meluas. “Kehadiran pemerintah dalam menenangkan masyarakat dan menyampaikan kondisi ril yang ada saat ini soal BBM,” kata Iwan saat dihubungi pada Selasa (31/3/2026).

Ia mengutip contoh kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz. Menurutnya, pemerintah harus secara berkala menyampaikan informasi terkini agar masyarakat tidak panik. “Termasuk kondisi dua kapal tanker yang tertahan di Selat Hormuz gimana, itu harus disampaikan informasinya kepada masyarakat agar masyarakat tidak panik. Belum naik saja kan sudah menimbulkan antrean,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, transparansi informasi menjadi kunci. Jika publik tidak mendapatkan data yang akurat, mereka mudah terjebak dalam kepanikan. Situasi global yang fluktuatif juga memengaruhi persepsi publik tentang ketersediaan energi.

Ia juga menyoroti konflik internasional yang berpotensi mengganggu stabilitas energi dan ekonomi dalam negeri. “Kemudian soal peperangan yang tidak bisa diprediksi kapan berakhir. Harus ada langkah-langkah dan antisipasi untuk masyarakat soal potensi kelangkaan dan kenaikan harga, harus diantisipasi,” katanya.

Selain energi, Iwan mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan di tengah ketidakpastian global. “Ketahanan pangan harus dikuatkan, suplai makanan harus siap. Ini memang cukup menguras pemikiran baik di tingkat pusat, provinsi dan daerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa hal paling utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan tidak terganggu oleh isu yang belum tentu terjadi. “Yang harus segera dipastikan bahwa kebutuhan masyarakat itu ada, tetap terpenuhi dan jangan panik. Di sini diperlukan kehadiran pemerintah untuk membuat masyarakat tenang,” pungkasnya.

Dengan situasi yang terus berubah, peran pemerintah dalam menyampaikan data yang jelas dan akurat menjadi sangat penting. Keterbukaan informasi dapat mencegah kepanikan berlebihan dan membantu masyarakat tetap tenang saat menghadapi ketidakpastian harga BBM dan potensi gangguan pasokan energi.

BBMharga BBMSPBUkeresahan masyarakatPemerintahSelat Hormuzketahanan pangan

Komentar

Memuat komentar...