Apple Rilis MacBook Pro M5 di Indonesia, AI Lebih Cepat

Kartika D. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Apple Rilis MacBook Pro M5 di Indonesia, AI Lebih Cepat

Gambar atau konten salah?

Apple terus memperkuat posisinya di pasar laptop premium dengan meluncurkan MacBook Pro M5 di Indonesia. Laptop ini didukung oleh chip terbaru, M5, yang dirancang untuk memberikan lonjakan performa, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI).

Chip M5 hadir dengan GPU generasi berikutnya yang dilengkapi Neural Accelerator di setiap inti GPU. Apple mengklaim performa AI-nya melesat hingga 3,5 kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Klaim ini diuji secara langsung dengan aplikasi Draw Things yang merender gambar AI menggunakan model LLM lokal. MacBook Pro M4 memerlukan 167 detik, sedangkan M5 hanya 91 detik. Selisih 45,5 % menunjukkan peningkatan nyata bagi kreator yang mengandalkan CapCut atau Runway ML.

Di luar AI, Apple menegaskan peningkatan CPU sebesar 18‑30 % dan GPU sebesar 33‑40 % dibanding M4. Hasil uji Geekbench 6 mengonfirmasi klaim tersebut: skor single‑core M5 mencapai 4.029, multi‑core 16.730, sementara M4 berada di 3.569 dan 14.289. Perbedaan ini terasa ketika membuka 30 tab Chrome, Final Cut Pro, dan Pixelmator Pro sekaligus; laptop tidak berkedip.

Untuk video editing, hasilnya memuaskan. Ekspor file 4K berukuran 20 GB lewat Final Cut Pro selesai dalam 36 detik. Transcode video 4K berdurasi 1 menit ke format 1080p 60 fps di CapCut hanya 15 detik. Kecepatan SSD yang kini dua kali lipat lebih cepat dari M4 juga membantu impor footage RAW berukuran besar berjalan mulus.

Gaming tidak ketinggalan. Cyberpunk 2077, salah satu game paling berat secara visual, berjalan di kisaran 55‑60 FPS—lompatan nyata dari M4. Stray diuji dan rata-rata frame rate stabil di 60‑90 FPS, jauh di atas M4 yang biasanya mentok di 45‑58 FPS. Kipas tetap senyap, palm rest hanya terasa hangat, dan laptop tidak panas meski dihadapkan pada beban GPU penuh.

Baterai MacBook Pro M5 berkapasitas 72,4 Wh. Apple mengklaim ketahanan hingga 24 jam video playback. Uji baterai dilakukan dengan dua film 4K, total lima jam nonton maraton; baterai hanya terkuras 26 %. Untuk simulasi kerja harian—browsing Safari, balas pesan, editing ringan, streaming YouTube dan Apple Music—MacBook Pro M5 masih menyisakan 45 % di penghujung hari. Sesi dua jam bermain Stray menguras baterai sekitar 38 %. Fast charging 96 W memungkinkan 30 menit pengisian kembali ke 50 %, cukup untuk bertahan hingga rapat berikutnya.

Layar 14,2 inci Liquid Retina XDR menggunakan teknologi Mini‑LED. Resolusi 3024 × 1964 piksel (254 ppi) menghasilkan teks tajam dan gambar hidup. Brightness 1.000 nits sustained, melonjak ke 1.600 nits peak saat konten HDR masuk, dengan contrast ratio 1.000.000 : 1. Dukungan warna P3 wide color, True Tone, dan 1 miliar warna membuat editing foto di Lightroom atau menonton film 4K terasa seperti di bioskop pribadi. ProMotion 120 Hz adaptive refresh rate membuat scrolling dan animasi terasa halus.

Varian dengan nano‑texture glass mengurangi pantulan cahaya matahari secara drastis tanpa mengorbankan ketajaman warna. Versi standar sudah memuaskan bagi yang menonton video di dalam ruangan.

Notch di bagian atas menampung kamera 12 MP. Center Stage memastikan wajah tetap berada di tengah frame saat video call, sementara Desk View memanfaatkan sudut bawah lensa untuk menampilkan dokumen atau objek fisik ke lawan bicara.

Audio datang dengan sistem 6 speaker. Speaker diposisikan di area keyboard dan tepat di bawah layar, menghasilkan volume maksimal bersih tanpa distorsi. Bass menggelegar tanpa berat di bodi, dan dukungan Dolby Atmos membuat lagu spatial di Apple Music terasa lebih dimensi.

Dari segi desain, MacBook Pro 14 inci M5 hampir tidak berbeda dari M4. Bodi aluminium unibody dari material daur ulang tetap hadir dengan ketebalan 1,55 cm dan bobot 1,55 kg. Space Black dan Silver terasa mewah, anti‑fingerprint, dan tidak fleks meski sasis ditekan keras. Notch masih ada, namun menyatu mulus dengan bezel tipis sehingga mata tidak lagi menyadarinya.

Port-nya tetap lengkap: tiga Thunderbolt 4/USB‑C, HDMI 2.1, slot SDXC, MagSafe 3, dan jack headphone 3,5 mm. Model base belum mendukung Wi‑Fi 7—masih Wi‑Fi 6E—tetapi bagi kreator yang sering berpindah‑pindah, konektivitas sudah melampaui kebutuhan sehari‑hari.

Magic Keyboard dengan Touch ID haptic dan trackpad jumbo tetap terbaik di industri. Mengetik berjam‑jam tetap nyaman, dan mesin ini tetap senyap, bahkan saat render video berat.

MacBook Pro M5 14 inci bukan laptop yang datang dengan kejutan besar. Desainnya sama, layarnya sama—dan justru di situlah rahasianya. Yang berubah adalah performa: lompatan nyata di AI, video editing, dan gaming menjadikannya mesin yang paling relevan untuk pengguna modern. Layarnya masih tolok ukur industri, baterainya bertahan lebih dari seharian penuh, dan desainnya tetap premium tanpa berteriak. Untuk content creator, developer yang aktif mengolah model AI lokal, atau siapa pun yang menjadikan laptop sebagai alat kerja utama, MacBook Pro M5 14 inci adalah pilihan masuk akal yang sulit disesali.

AppleMacBook Pro M5Chip M5Kinerja AIPengeditan VideoGamingBaterai 72,4 WhLayar Mini‑LED

Komentar

Memuat komentar...