Artemis II Lepas Orbit Bumi, Mulai Peluncuran ke Bulan

Rudi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 75 dibaca
Bisik.id
Artemis II Lepas Orbit Bumi, Mulai Peluncuran ke Bulan

Gambar atau konten salah?

Artemis II telah meninggalkan orbit Bumi setelah Orion menyalakan mesin utamanya untuk dorongan terakhir menuju Bulan. Pembakaran mesin berlangsung selama 5 menit 55 detik, yang dikenal sebagai translunar injection (TLI), dan dinyatakan berjalan sempurna.

Dari kapsul Orion, astronaut Kanada Jeremy Hansen mengungkapkan, "merasa sangat baik di atas sini dalam perjalanan kami menuju Bulan".

Misi ini kini berada di jalur melingkar yang akan membawa kru mengelilingi sisi jauh Bulan sebelum kembali ke Bumi. Ini adalah pertama kalinya sejak 1972 manusia bepergian hingga ke luar orbit Bumi. Dalam siaran langsung, Bumi terlihat perlahan‑lahan menyusut saat kapsul semakin jauh.

"Umat manusia sekali lagi telah menunjukkan apa yang mampu kita lakukan. Harapan Anda untuk masa depanlah yang membawa kami sekarang dalam perjalanan mengelilingi Bulan ini," kata Hansen, orang non‑Amerika pertama yang melakukan perjalanan ke Bulan.

Setelah menghabiskan sekitar sehari di orbit Bumi tinggi, mesin, navigasi, dan sistem pendukung kehidupan Orion diperiksa. Setelah persetujuan akhir, pembakaran mesin dapat dimulai, menandai langkah besar terakhir menuju Bulan.

Mesin utama tunggal dinyalakan dalam dorongan panjang dan stabil, menambah kecepatan Orion hingga ribuan kilometer per jam. TLI mendorong pesawat ruang angkasa tersebut pada perjalanan yang diharapkan akan membawa kru lebih jauh dari Bumi, lebih dari 7.600 km melewati Bulan, sebelum gravitasi mengayunkan mereka kembali.

NASA memperkirakan bahwa ini dapat melampaui rekor yang dicetak oleh Apollo 13 pada 1970. Komandan Reid Wiseman mengatakan bahwa saat pesawat ruang angkasa menjauh dari Bumi, mereka disuguhi pemandangan yang spektakuler.

"Anda dapat melihat seluruh bola bumi dari kutub ke kutub. Itu adalah momen paling spektakuler dan membuat kami berempat terpaku seketika," kata Wiseman.

Kru masih dapat melakukan manuver yang setara dengan berbelok menggunakan rem tangan di luar angkasa dan membawa para kru kembali ke Bumi jika terjadi kesalahan yang sangat serius.

Menurut manajer program Orion, Howard Hu, tim telah menjalankan ratusan ribu simulasi. "Ini untuk memastikan bahwa kami mampu memulangkan para kru dengan selamat,"

Seiring Orion melesat ke luar angkasa, pemandangan melalui jendela akan semakin memukau. Bumi menyusut menjadi kelereng biru dan putih kecil di belakang mereka, sementara Bulan membesar dari cakram terang menjadi dunia yang dipenuhi kawah. Para astronaut mengatakan mereka terus terpaku pada jendela saat pemandangan berubah.

Pada sekitar hari keenam misi, saat Orion menjelajah melewati Bulan, astronaut akan dapat menyaksikan gerhana matahari total. Bulan akan meluncur tepat di depan Matahari sehingga wajah terangnya tertutup sepenuhnya untuk memperlihatkan halo berkilau yang biasanya tersembunyi, dengan Bumi tampak menggantung di salah satu sisinya.

Pengalaman ini juga memberi pelajaran penting bagi perencanaan misi masa depan ke Mars.

Misi ini menandai langkah penting bagi eksplorasi luar angkasa, menunjukkan bahwa manusia dapat kembali dari luar orbit Bumi dengan aman dan menikmati pemandangan luar biasa di ruang angkasa.

Artemis IIOrionTranslunar InjectionBulanNASAGerhana MatahariEksplorasi Mars

Komentar

Memuat komentar...