Bandung Uji Autothermix PT Tohaan untuk Kurangi Sampah
Gambar atau konten salah?
Bandung masih menghadapi masalah sampah yang belum terselesaikan. Pemerintah kota berupaya mencari solusi baru untuk mengurangi tumpukan sampah di wilayahnya.
Sejak beberapa bulan terakhir, Diskominfo Kota Bandung sedang mempelajari teknologi pengolahan sampah berbasis autothermix. Teknologi ini dikembangkan oleh PT Tohaan Renewable Energy Engineering, sebuah perusahaan yang fokus pada energi terbarukan.
Menurut Salman Faruq, Kepala Bidang Pengelolaan Limbah B3 DLH Kota Bandung, prototipe autothermix yang sedang diuji memiliki kapasitas 1 ton per hari. Ia menambahkan, “Saat ini prototipenya berkapasitas 1 ton per hari, namun harapannya bisa dikembangkan hingga 50 ton per hari.” Salman juga menjelaskan bahwa pihaknya masih meninjau berbagai aspek, termasuk penggunaan teknologi, skema kerja sama, lokasi, dan keperluan teknis lainnya. Ia akan melaporkan hasilnya kepada Sekretaris Daerah.
Di sisi perusahaan, Budi Permana, Direktur Utama PT Tohaan, menjelaskan bahwa autothermix adalah sistem pengolahan sampah berbasis proses termal dengan konsep minim oksigen. Ia menegaskan, “Pendekatan tersebut berbeda dengan sistem pembakaran konvensional karena lebih menitikberatkan pada proses peluruhan material sampah melalui pengendalian suhu dan oksigen.”
Prototipe ini sudah beroperasi sejak Desember 2023 di Kabupaten Serang. Budi menambahkan, “Versi pertama perangkat kami sudah beroperasi sejak Desember 2023 di Kabupaten Serang. Sekarang yang dilakukan adalah penyempurnaan.” Ia berharap teknologi ini dapat dikembangkan ke kapasitas yang lebih besar.
Teknologi ini dikembangkan oleh tenaga lokal dan diharapkan menjadi alternatif penanganan sampah di Kota Bandung. Dengan kapasitas yang dapat ditingkatkan, sistem ini berpotensi membantu mengurangi volume sampah yang menumpuk.
Kesimpulannya, pemerintah kota dan PT Tohaan sedang bekerja sama untuk menguji dan memperbaiki teknologi autothermix, yang berfokus pada pengendalian suhu dan oksigen guna memecah sampah secara termal. Jika berhasil, kapasitasnya dapat meningkat secara signifikan, memberikan solusi praktis bagi masalah sampah di Bandung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
