Bank Mandiri Luncurkan Livin' Food untuk UMKM

Fandi R. · 3 min baca · 53 menit lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Bank Mandiri Luncurkan Livin' Food untuk UMKM

Gambar atau konten salah?

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Sektor kuliner, yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat, menjadi salah satu tulang punggungnya. Di era digital seperti sekarang, pemanfaatan teknologi menjadi kunci bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan mendorong pertumbuhan usaha mereka.

Bank Mandiri meluncurkan Livin' Food, sebuah fitur pemesanan makanan yang terintegrasi di dalam super app Livin' by Mandiri. Fitur ini memungkinkan nasabah untuk mengakses berbagai pilihan merchant kuliner, mulai dari UMKM lokal hingga merek-merek terkenal. Semua proses, dari pemesanan hingga pembayaran, bisa diselesaikan dalam satu aplikasi yang sama.

Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan, menyatakan bahwa kehadiran Livin' Food adalah bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan mempertemukan merchant dan konsumen dalam satu platform, layanan ini diharapkan bisa mendukung pengembangan usaha sekaligus mempermudah nasabah dalam memenuhi kebutuhan kuliner mereka sehari-hari.

"Kami melihat digitalisasi sebagai sarana bagi pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan usahanya. Melalui Livin' Food, kami ingin memudahkan nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen," ujar Jan dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Bagi para pelaku usaha kuliner, Livin' Food membuka kanal pemasaran baru untuk meningkatkan visibilitas produk. Dengan potensi akses ke lebih dari 42 juta pengguna Livin' by Mandiri, para merchant memiliki kesempatan besar untuk memperkenalkan produk mereka kepada calon pelanggan dalam jangkauan yang jauh lebih luas.

Pada tahap awal pengembangannya, Livin' Food telah bekerja sama dengan lebih dari 2.300 merchant kuliner. Mayoritas dari mereka adalah pelaku UMKM. Jumlah mitra ini dipastikan akan terus bertambah seiring dengan perluasan kerja sama dengan UMKM kuliner di seluruh Indonesia. Langkah ini membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha untuk menjangkau konsumen melalui kanal digital, sekaligus memperkaya pilihan kuliner bagi nasabah.

Dukungan terhadap pertumbuhan merchant juga diwujudkan melalui skema biaya transaksi yang kompetitif. Selain itu, para merchant juga mendapatkan akses terhadap berbagai fasilitas pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses pemesanan, mekanisme transaksi digital dirancang untuk meminimalkan risiko pesanan fiktif. Sistem keamanan berlapis diterapkan untuk melindungi semua pihak.

Dari sisi nasabah, Livin' Food menawarkan kemudahan pemesanan makanan yang praktis melalui Livin' by Mandiri. Nasabah memiliki pilihan sumber pembayaran yang fleksibel. Transaksi dapat dilakukan langsung menggunakan rekening tabungan atau Mandiri Kartu Kredit, tanpa perlu repot mengisi saldo dompet digital terlebih dahulu.

Nasabah juga bisa memanfaatkan Livin' Poin untuk mendapatkan potongan harga saat melakukan pembayaran. Program loyalitas ini melengkapi kemudahan bertransaksi dengan memberikan manfaat tambahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Pengembangan layanan digital kami diarahkan sebagai sarana untuk menciptakan nilai bagi seluruh pihak dalam ekosistem. Melalui kolaborasi dengan mitra dan pelaku usaha, kami ingin layanan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, UMKM, dan perekonomian," kata Jan.

Kehadiran Livin' Food semakin memperluas peran Livin' by Mandiri sebagai super app yang mengintegrasikan kebutuhan finansial dan gaya hidup dalam satu platform. Hingga September 2026, Livin' by Mandiri telah memiliki 42,6 juta pengguna terdaftar. Sepanjang Januari hingga September 2026, aplikasi ini mencatat 4,2 miliar transaksi dengan nilai total Rp 3.863 triliun. Angka ini masing-masing tumbuh 22 persen dan 20 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Dalam mengembangkan layanan digital, Bank Mandiri berfokus pada pengalaman nasabah (customer experience). Pendekatan ini diwujudkan dengan mengintegrasikan berbagai kebutuhan dalam satu aplikasi. Mulai dari menabung, bertransaksi, memperoleh pembiayaan, berinvestasi, hingga kebutuhan gaya hidup yang semuanya terhubung dengan ekosistem Bank Mandiri.

"Melalui ekosistem tersebut, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan mitra dan pelaku UMKM agar produk serta layanan usaha lokal semakin terhubung dengan kebutuhan nasabah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat akses pasar dan daya saing UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan," pungkasnya.

Langkah Bank Mandiri dengan Livin' Food ini menunjukkan upaya perbankan untuk tidak hanya menjadi penyedia jasa keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem digital yang mendukung pertumbuhan bisnis UMKM. Dengan menggabungkan layanan perbankan dan gaya hidup, mereka berusaha menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang terlibat. Pertumbuhan jumlah pengguna dan volume transaksi Livin' by Mandiri menjadi indikator bahwa pendekatan ini mulai diterima oleh pasar.

UMKMkulinerdigitalisasiLivinfoodBank Mandiripemesananekonomi kerakyatan

Komentar

Memuat komentar...