Bedakan Sunspot dan Kanker Kulit: Panduan ABCDE Mudah
Gambar atau konten salah?
Sinarnya matahari, khususnya ultraviolet (UV), tidak hanya membuat kulit tampak kusam, tapi juga dapat menimbulkan bercak gelap. Banyak orang tidak dapat membedakan antara sunspot—flek hitam yang biasanya muncul karena penuaan atau paparan sinar matahari—dengan kanker kulit, penyakit mematikan yang juga dipicu oleh kerusakan akibat UV.
Walaupun keduanya muncul di area kulit yang sama dan disebabkan oleh sinar matahari, prognosis dan penanganan kedua kondisi ini sangat berbeda. Sunspot umumnya jinak, tidak berbahaya, dan tidak memerlukan pengobatan medis khusus. Sebaliknya, kanker kulit agresif, memerlukan tindakan cepat sebelum sel kanker menyebar ke organ tubuh lain (metastasis).
Berikut ciri fisik yang perlu diwaspadai:
Sunspot (flek hitam biasa)
Bentuk dan permukaan: bulat atau oval, selalu datar mengikuti permukaan kulit.
Pinggiran bercak: rapi, tegas, dan halus.
Warna: cokelat muda hingga hitam pekat, seragam satu warna.
Rasa nyaman: tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal, tidak ada perubahan tekstur ekstrem.
Kanker kulit
Bentuk dan permukaan: bisa datar, menonjol, atau berupa benjolan dengan tepi yang menanjak, sementara bagian tengahnya ambles.
Pinggiran bercak: tidak teratur, kabur, atau berbentuk bergerigi.
Warna: campuran berbagai warna—gradasi pink, merah, cokelat, biru, atau hitam pekat—di satu bercak.
Rasa nyaman: sering memicu rasa gatal, nyeri, atau berkembang menjadi luka terbuka yang mudah berdarah, mengeluarkan cairan, dan berkerak.
Para ahli dermatologi menekankan pentingnya memeriksa tahi lalat atau bercak gelap secara mandiri dengan panduan ABCDE untuk melanoma, jenis kanker kulit paling agresif:
- A (Asymmetrical): bentuk bercak tidak simetris bila garis lurus ditarik di tengahnya.
- B (Border): pinggiran bercak kasar, kabur, atau bergerigi.
- C (Color): warna tidak merata, ada gradasi cokelat, hitam, dan merah dalam satu bercak.
- D (Diameter): ukuran melebar, biasanya lebih besar dari ukuran penghapus pensil (>6 mm).
- E (Evolving): bercak terus berubah ukuran, bentuk, atau warna seiring waktu.
Keberadaan banyak sunspot di tubuh menandakan kulit sering mengalami kerusakan akibat radiasi UV. Kerusakan tingkat sel ini, bila berlangsung lama, dapat memicu mutasi genetik yang berkembang menjadi kanker kulit. Bahkan, kanker kulit dapat tumbuh di area yang sama dengan flek hitam.
Dengan memahami perbedaan antara sunspot dan kanker kulit, serta menerapkan panduan ABCDE, orang dapat lebih cepat mengenali potensi melanoma dan segera mencari perawatan medis. Menjaga kulit dari paparan sinar UV dan memeriksa perubahan bercak secara rutin menjadi langkah penting dalam pencegahan kanker kulit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Genetika Baru Terobosan Penyakit Kanker di Indonesia
BGN Hentikan MBG Gratis Selama Liburan Sekolah 2026
BGN Refokus Dana, Hilangkan MBG di 76 Sekolah Indonesia
Tiga Penis Ditemukan di Cadaver 78 Tahun di Inggris
Brawijaya Buka Pusat Sel Punca, Terapi Tanpa Operasi
Daveigh Chase, Bintang Lilo & The Ring, Meninggal Usia 35
Berita Terbaru
Jawa Timur 19 Juni: Cuaca Beragam, Waspada Hujan Lebat
Ceko-Afrikas Selatan Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026
32 KK Longsor Cisarua Masih Kontrakan, Bantu Sewa Rp172,8 Jt
Pelita Jaya Siap Hadapi Bogor Hornbills di Final IBL 2026
Jadwal Sholat Jumat 19/06/2026 di Jawa Timur: 38 Kabupaten
Neymar Kembali Latih Brasil, Siap Piala Dunia 2026
AHY Soroti Kesenjangan Wilayah di Kuliah UMUM IPDN Sumedang
Kubo Cedera Lutut, Timnas Jepang Imbang 2-2 di Dallas
Puasa 11 Muharram 2026 Bisa Dilaksanakan di Jumat Dilarang
11 Tanker Iran Melintasi Jalur Pelayaran Blokade Dicabut