Bezzecchi Target Comeback di Silverstone Usai Operasi Bahu

Sigit W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Bezzecchi Target Comeback di Silverstone Usai Operasi Bahu

Gambar atau konten salah?

Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, kini tengah menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi bahu. Ia bertekad untuk bangkit kembali saat balapan comeback di Sirkuit Silverstone, bulan depan.

Keadaan Bezzecchi berubah drastis. Setelah meraih kemenangan di Mugello, ia seperti jatuh bebas. Pembalap asal Italia itu gagal mengumpulkan satu poin pun dari empat seri balapan grand prix berikutnya, menjelang akhir paruh pertama musim MotoGP 2026.

Di Hungaria, ia terpaksa mundur setelah ditabrak rekan setimnya sendiri, Jorge Martin, dalam kecelakaan di awal balapan. Lalu di Belanda, Bezzecchi mendapat skorsing karena dianggap melakukan tindakan kasar terhadap marshal, menyusul kecelakaan di sprint race.

Nasib buruk terus menghantui mantan pembalap VR46 itu. Ia kembali mengalami kecelakaan lain di Belanda, dan jatuh lagi saat kualifikasi MotoGP Jerman. Insiden tersebut memaksanya absen di sisa akhir pekan karena harus menjalani operasi.

Rangkaian insiden ini mengancam peluang Bezzecchi dalam perebutan gelar juara dunia. Ia tidak hanya kehilangan posisi puncak klasemen, tetapi kini merosot ke urutan keempat. Selisih poinnya dengan Martin di puncak mencapai 22 poin.

Paruh kedua MotoGP 2026 akan bergulir sekitar tiga pekan lagi, dimulai dari seri Inggris. Bezzecchi mengakui bahwa ia menjalani periode yang sangat berat dalam satu setengah bulan terakhir.

"Operasinya sedikit rumit, tapi untungnya berjalan dengan lancar. Aku sudah mulai pemulihanku, dan kita akan melihat bagaimana kemajuannya di hari-hari ke depan. Tapi aku yakin akan berada di Silverstone," tulis pembalab berusia 27 tahun itu di blog pribadinya.

"Tiga pekan istirahat sebelum Silverstone. Sekarang waktunya untuk menundukkan kepala, pulih, menjalani fisioterapi, dan lainnya yang dibutuhkan agar bisa kembali ke atas motor dengan kondisi terbaik," lanjutnya.

"Satu setengah bulan yang sangat sulit: Hungaria, Brno, Assen, Jerman. Empat akhir pekan untuk dilupakan, masing-masing untuk alasan yang berbeda. Ini menyakitkan, aku enggak akan berpura-pura bahwa itu tidak menyakitkan. Namun, ada satu hal yang jelas. Ini memang waktu yang sulit, tapi kami lebih kuat. Tidak ada yang bisa membuatku menyerah," tegas Bezzecchi.

Dari kemenangan di Mugello hingga serangkaian kecelakaan dan operasi, perjalanan Bezzecchi di paruh pertama musim ini penuh dengan pasang surut. Dengan jeda tiga pekan sebelum Silverstone, ia memiliki waktu untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya. Targetnya jelas: kembali ke lintasan dan memperbaiki posisinya di klasemen, meskipun jarak 22 poin dari puncak bukanlah tugas yang mudah.

operasi bahupemulihanMarco BezzecchiMotoGP 2026Sirkuit Silverstonekecelakaanklasemen

Komentar

Memuat komentar...